Perusahaan pengembang gim Capcom melaporkan pencapaian rekor penjualan sebanyak 59,07 juta kopi gim untuk tahun fiskal yang berakhir pada 31 Maret 2026. Capaian tersebut mengalami peningkatan sebesar 13,9 persen dibandingkan periode tahun sebelumnya yang didorong oleh dominasi seri Resident Evil.
Berdasarkan laporan investor yang dilansir dari Suara, Resident Evil Requiem menjadi kontributor utama dengan penjualan mencapai 6,91 juta kopi meski berstatus sebagai judul baru. Secara keseluruhan, total penjualan bersih perusahaan mencapai 195,3 miliar yen atau setara Rp21,8 triliun yang merupakan angka tertinggi sepanjang sejarah Capcom.
Dominasi format digital semakin terlihat jelas karena 93 persen dari total gim yang terjual merupakan versi unduhan digital. Selain itu, kekuatan katalog lama masih menjadi tulang punggung perusahaan dengan menyumbang 83,7 persen dari total penjualan global di pasar Amerika Serikat, Inggris, hingga China.
| Peringkat | Judul Game | Penjualan (Kopi) |
|---|---|---|
| 1 | Resident Evil Requiem | 6,91 juta |
| 2 | Remake Resident Evil 4 | 3,69 juta |
| 3 | Resident Evil Village | 3,62 juta |
| 4 | Remake Resident Evil 3 | 3,46 juta |
| 5 | Remake Resident Evil 2 | 2,91 juta |
| 6 | Devil May Cry 5 | 2,71 juta |
| 7 | Resident Evil 7 Biohazard | 2,61 juta |
| 8 | Street Fighter 6 | 2,04 juta |
| 9 | Resident Evil 6 | 1,86 juta |
| 10 | Resident Evil 5 | 1,7 juta |
Hingga penutupan tahun fiskal pada Maret 2026, seri Resident Evil telah terjual sebanyak 201 juta kopi secara lifetime. Monster Hunter dan Street Fighter menyusul di posisi berikutnya dengan total penjualan masing-masing sebesar 127 juta dan 59 juta kopi di seluruh dunia.
Pihak manajemen menjelaskan bahwa efisiensi produksi ke depan akan melibatkan riset teknologi baru dan sistem otomasi. Langkah ini diambil untuk menjaga produktivitas pengembang di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.
"Perusahaan terus secara agresif mengejar investasi pertumbuhan yang bertujuan untuk membangun lingkungan pengembangannya. Ini termasuk penelitian dan pengembangan teknologi mutakhir seperti mesin game miliknya sendiri, investasi pengembangan lainnya, dan penggunaan AI generatif untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas proses pengembangan game," ungkap Capcom.
Untuk memenuhi target penjualan 65 juta unit pada 2027, Capcom telah menyiapkan sejumlah judul baru seperti Pragmata dan Mega Man: Dual Override. Perusahaan juga menjadwalkan perilisan film Street Fighter pada Oktober mendatang sebagai bagian dari ekspansi waralaba ke sektor hiburan layar lebar.