Hero Clockwerk mencatatkan dominasi signifikan pada hari pertama turnamen Dota 2 DreamLeague Season 29 yang berlangsung secara daring pada Kamis, 14 Mei 2026. Berdasarkan data pertandingan, hero ini telah muncul sebanyak 18 kali dan berhasil memenangkan 15 laga di antaranya.
Pencapaian tersebut memberikan Clockwerk tingkat kemenangan atau win rate sebesar 83 persen, sebuah angka yang dinilai sangat tinggi dalam kompetisi profesional. Perubahan gaya permainan menjadi alasan utama melonjaknya popularitas hero ini di kalangan pemain profesional menurut laporan Hotspawn.
Strategi utama yang digunakan para pemain saat ini berfokus pada kemampuan Power Cogs. Berbeda dengan meta sebelumnya yang mengandalkan Battery Assault untuk mendekati musuh, kini pemain lebih sering menendang gerigi mesin ke arah lawan dari jarak jauh.
Pada level dua, setiap gerigi memberikan 125 kerusakan (damage) dan membakar 80 mana musuh, yang sangat merugikan lawan pada fase awal permainan. Saat mencapai level maksimal, setiap gerigi mampu menghasilkan 275 kerusakan yang dapat mengenai satu target berkali-kali.
Efektivitas kemampuan ini terlihat jelas dalam pertandingan yang melibatkan Team Spirit. Alexey "not me" Kosmynin, anggota terbaru tim tersebut, berhasil menahan Michael "miCKe" Vu menggunakan Power Cogs selama 10 detik dan membatalkan seluruh durasi kemampuan pamungkasnya.
Selain Power Cogs, Clockwerk tetap dianggap sebagai hero pendukung (support) yang handal karena memiliki kemampuan membuka visi serta serangan kejutan yang menembus pertahanan Black King Bar (BKB). Karakter ini juga bersifat fleksibel karena dapat dimainkan di posisi empat maupun lima.
Sebagai hero posisi lima, Clockwerk sangat efektif jika dipasangkan dengan pembawa serangan jarak jauh seperti Shadow Fiend, Drow Ranger, Windranger, atau Luna. Sementara di posisi empat, ia mampu mengamankan jalur yang sulit dengan cara menjauhkan musuh menggunakan gerigi mesinnya.
Dengan tingkat kemenangan yang sangat tinggi pada hari pembukaan, Clockwerk diprediksi akan terus menjadi rebutan atau target pelarangan (ban) oleh tim-tim peserta dalam rangkaian pertandingan DreamLeague Season 29 berikutnya.