Antusiasme terhadap Grand Theft Auto VI (GTA 6) terus meningkat seiring munculnya informasi mengenai pembaruan besar pada elemen fundamental permainan tersebut. Salah satu fitur ikonik yang dilaporkan mengalami transformasi total adalah mekanisme buronan atau Wanted Level.
Sistem pengejaran polisi dalam seri terbaru ini diprediksi akan menyajikan pengalaman yang lebih strategis dan menantang bagi para pemain. Seperti dilansir dari Suara, Rockstar Games melakukan perombakan besar agar interaksi dengan aparat penegak hukum di dalam gim terasa lebih hidup.
Berdasarkan bocoran yang beredar di forum Reddit, pengembang gim ini kabarnya akan meninggalkan mekanisme kemunculan polisi secara acak yang selama ini digunakan. Sebagai gantinya, GTA 6 bakal menerapkan sistem pencarian zona secara real-time yang lebih dinamis.
"Permainan ini menciptakan area pencarian yang ditentukan di mana polisi secara aktif melacak tersangka berdasarkan aktivitas terakhir yang diketahui. Sistem baru menekankan strategi daripada kebetulan... Unit penegak hukum akan berkoordinasi di darat dan udara, menggunakan rute patroli, helikopter, dan pola pengawasan untuk mempersempit target," bunyi bocoran tersebut.
Penerapan teknologi pelacakan ini menuntut pemain untuk tidak sekadar memacu kendaraan di jalanan lurus saat melarikan diri. Pengguna kini diwajibkan untuk bersembunyi secara efektif dan menyusun rencana taktis guna menghindari kepungan patroli yang saling terkoordinasi.
Langkah revolusioner ini diambil Rockstar Games demi menciptakan lingkungan dunia terbuka yang lebih responsif. Selain sistem polisi yang lebih cerdas, terdapat indikasi kembalinya level buronan enam bintang yang melegenda dalam seri ini.
Beberapa fitur tambahan juga turut mencuri perhatian, termasuk mekanisme stealth yang lebih rumit serta sistem interaksi karakter non-pemain (NPC) yang terinspirasi dari Red Dead Redemption 2. Semua peningkatan ini didukung oleh pendanaan yang sangat besar untuk ukuran industri gim.
Rockstar Games diperkirakan menanamkan investasi hingga hampir 3 miliar dolar AS atau setara Rp52 triliun untuk pengembangan proyek ini. Angka fantastis tersebut diharapkan mampu memaksimalkan narasi dua tokoh utama, Jason dan Lucia, serta memberikan standar baru dalam genre open world saat gim resmi dirilis nanti.