Kabar mengenai pembukaan pemesanan awal atau pre-order Grand Theft Auto VI (GTA 6) kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pemain. Seperti dilansir dari Medcom, bocoran email internal dari peritel raksasa Best Buy mengindikasikan bahwa pre-order fisik untuk game ini dijadwalkan mulai dibuka pada 18 Mei 2026.
Spekulasi ini mencuat setelah sejumlah pengguna internet mengaku mendapatkan email afiliasi dari Best Buy. Pesan digital tersebut memuat informasi mengenai promosi bertajuk βGTA 6 Pre-Order (Physical Game)β yang dijadwalkan berlangsung pada periode 18β21 Mei 2026.
Laporan dari WCCF Tech menyebutkan bahwa rumor ini awalnya disebarkan oleh YouTuber Frogboyx1Gaming. Informasi tersebut kemudian menyebar cepat dan memicu diskusi intensif di berbagai forum komunitas game ternama seperti ResetEra, GTA Forums, hingga Cheap Ass Gamer.
Walaupun rumor ini dinilai memiliki kredibilitas tinggi oleh komunitas karena banyaknya pengguna yang menerima email serupa, pihak pengembang masih menahan diri. Rockstar Games bersama sang induk perusahaan, Take-Two Interactive, belum memberikan pernyataan resmi mengenai tanggal pasti pembukaan pre-order tersebut.
Momentum kemunculan rumor ini terbilang sangat strategis karena hanya berjarak beberapa hari sebelum pelaksanaan earnings call Take-Two yang dijadwalkan pada 21 Mei 2026. Para pengamat industri menduga perusahaan sengaja memanfaatkan momentum ini untuk menarik perhatian para investor.
Jika strategi tersebut benar diterapkan, angka pemesanan awal yang masif dalam beberapa hari pertama dapat menjadi laporan positif yang memperkuat nilai perusahaan di mata pemegang saham. Terlebih lagi, GTA 6 diproyeksikan menjadi salah satu proyek peluncuran terbesar dalam sejarah industri hiburan modern.
Sebelum isu ini berkembang, CEO Take-Two, Strauss Zelnick, sempat merespons rumor terkait potensi penundaan rilis game ini untuk ketiga kalinya. Zelnick menepis kabar burung tersebut dan secara berseloroh memperkirakan banyak pemain yang akan mengajukan izin sakit saat game resmi diluncurkan pada 19 November 2026.
Kendati demikian, tantangan internal tampaknya sedang dihadapi oleh tim pengembang. Berdasarkan laporan ulasan dari platform Glassdoor yang telah diverifikasi, staf Rockstar Games dikabarkan tengah melewati masa crunch atau lembur intensif demi memastikan peluncuran game tetap sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Selain perihal tanggal pemesanan, aspek yang memicu perdebatan sengit di ruang publik adalah harga ritel yang akan dipatok untuk game ini. Sejumlah analis industri memiliki pandangan yang berbeda mengenai nominal yang dinilai pantas untuk karya terbaru Rockstar tersebut.
Analis dari Wedbush Securities, Michael Pachter, sempat memicu diskusi panjang setelah memprediksi bahwa Rockstar dan Take-Two berpeluang menjual GTA 6 dengan harga mencapai USD100. Angka ini dinilai cukup tinggi dibandingkan standar pasar game konsol pada umumnya.
Namun, prediksi tersebut tidak sepenuhnya diamini oleh institusi finansial lainnya. Sebagian analis memproyeksikan harga jual akan bertahan di angka yang lebih moderat, yakni pada kisaran USD70 hingga USD80.
Salah satu rekomendasi dari Bank of America menyatakan bahwa nominal USD80 masih menjadi angka yang masuk akal dan realistis untuk skala permainan sebesar GTA 6. Kepastian mengenai detail harga dan edisi resmi ini diharapkan segera terungkap ke publik jika peluncuran pre-order pada 18 Mei 2026 benar-benar terealisasi.