Game simulasi balap Racing Master berhasil mencatatkan 1 juta unduhan menjelang peluncuran global resminya di wilayah Eropa, Amerika Utara, dan Timur Tengah yang dijadwalkan pada 8 Mei 2026. Capaian ini diraih setelah gim tersebut melewati masa akses awal di wilayah Asia sejak Maret 2025.
Dilansir dari Suara, NetEase Games selaku pengembang kini menghadirkan acara kolaborasi khusus dengan serial Initial D untuk merayakan momentum peluncuran tersebut. Pemain dapat mengakses konten tematik termasuk mobil ikonik dan pengisi suara asli dari seri tersebut.
"Kolaborasi Initial D telah tiba! Semangat Initial D, yang diasah di jalur pegunungan, kini terukir dalam Racing Master. Bersiaplah untuk mobil dan acara eksklusif kolaborasi, sulih suara yang menghidupkan kembali momen-momen ikonik, dan konten khusus yang dirancang khusus untuk Racing Master," tulis Exptional Global dan NetEase Games.
Pengembangan gim ini melibatkan Codemasters, pengembang di balik seri F1 dan GRID, guna memastikan kualitas grafis setara konsol. Gim ini menyediakan lebih dari 120 mobil berlisensi resmi dari pabrikan ternama seperti Ferrari, Porsche, hingga Lamborghini dengan rekaman suara mesin asli.
“Ini lebih mendekati game balap konsol dibandingkan game balap mobile lainnya yang saat ini ada di pasaran," bunyi ulasan blog gaming terkait kualitas visual dan audio Racing Master.
Kualitas simulasi dalam gim diperkuat dengan kehadiran sirkuit dunia nyata seperti Indianapolis Motor Speedway dan Yas Marina Circuit. Lintasannya turut dilengkapi fitur cuaca dinamis yang akan mempengaruhi teknis berkendara bagi para pemain di setiap balapan.
Kehadiran Racing Master dinilai mengisi kekosongan pasar gim balap simulasi seluler setelah penurunan popularitas Real Racing 3 pada 2023. Strategi NetEase ini terbukti efektif dengan raihan predikat Game of the Year (GOTY) 2025 di wilayah Asia.
Secara teknis, gim ini memerlukan ruang penyimpanan sekitar 3,3 GB dengan kebutuhan memori internal yang diprediksi akan terus bertambah seiring pembaruan. Pengguna disarankan menggunakan perangkat dengan spesifikasi chipset kelas menengah agar dapat menjalankan permainan dengan lancar.