Sony secara resmi mengumumkan kehadiran konsol game generasi terbaru PlayStation 5 (PS5) Pro di pasar Indonesia yang dijadwalkan meluncur pada 20 Mei 2026. Informasi peluncuran perangkat keras ini disampaikan melalui akun Instagram resmi PlayStation Asia, sebagaimana dilansir dari Tekno.
Perusahaan menetapkan harga eceran yang disarankan (suggested retail price/SRP) untuk pasar Tanah Air sebesar Rp 15.499.000. Pengumuman ini muncul di tengah kebijakan penyesuaian harga PS5 model reguler di Indonesia yang sudah berlaku sejak 1 Mei 2026.
Saat ini, varian PS5 Digital Edition dipasarkan dengan harga Rp 9.999.000, sedangkan varian PS5 Disc Edition dijual seharga Rp 11.399.000. Sebagai perbandingan, PS5 Pro pertama kali diperkenalkan secara global pada tahun 2024 dengan harga 899 dollar AS atau berkisar Rp 14 jutaan di Amerika Serikat.
Berdasarkan rilis resmi, aspek unit pengolah grafis (GPU) PS5 Pro kini memiliki Compute Units (CUs) yang 67 persen lebih banyak dibandingkan versi standar, yaitu meningkat dari 36 unit menjadi 60 unit. Peningkatan komponen tersebut diklaim mampu mempercepat proses rendering grafis hingga 45 persen.
Sony juga menyematkan memori GPU yang berkinerja 28 persen lebih cepat untuk mendukung pemrosesan visual. Pada sektor pencahayaan, teknologi ray tracing di konsol baru ini diklaim bekerja tiga kali lebih cepat daripada model standar guna mencegah terjadinya stuttering saat bermain game.
Peningkatan lain meliputi teknologi kecerdasan buatan bernama PlayStation Spectral Super Resolution (PSSR) yang berfungsi meningkatkan ketajaman gambar. Konsol ini turut dilengkapi penyimpanan SSD berkapasitas 2 TB, dukungan konektivitas Wi-Fi 7, serta desain bodi dengan tambahan garis hitam di bagian tengah.
Berbeda dari pendahulunya, Sony memasarkan PS5 Pro tanpa menyediakan disc drive bawaan di dalam paket penjualan. Pengguna yang membutuhkan ruang untuk media fisik harus membeli modul disc drive secara terpisah yang dapat dipasang langsung pada bodi konsol.