Sony Interactive Entertainment resmi meluncurkan konsol generasi terbaru PlayStation 5 Pro di pasar Indonesia pada Rabu, 20 Mei 2026. Perangkat penyegaran yang menawarkan peningkatan performa visual signifikan ini kini sudah mulai didistribusikan melalui berbagai jaringan retail resmi yang menjadi mitra distributor di tanah air.
Pengumuman mengenai ketersediaan dan harga eceran yang disarankan untuk pasar domestik disampaikan langsung oleh pihak manajemen melalui akun media sosial resmi mereka.
"Kekuatan tingkat selanjutnya telah hadir. PlayStation 5 Pro diluncurkan di Indonesia hari ini dengan harga Rp 15.499.000," tulis PlayStation Asia.
Pernyataan resmi tersebut mengonfirmasi nilai jual konsol di Indonesia setelah sebelumnya sempat mengalami ketidakpastian. Distributor lokal sempat memprediksi nominal jual berada di angka Rp12.000.000 hingga Rp14.000.000 berdasarkan kalkulasi kurs mata uang Rupiah dan ketentuan pajak barang mewah dari harga peluncuran global sebesar USD 699,99.
Kehadiran PS5 Pro di pasar domestik tercatat berselang sekitar satu setengah tahun sejak debut globalnya dilakukan pada 7 November 2024. Penundaan masuknya produk ini ke Indonesia disebabkan oleh regulasi terkait adopsi teknologi jaringan nirkabel di dalam negeri.
"PS5 Pro akan diluncurkan secara global, namun tidak akan tersedia di negara-negara yang belum menyetujui pita nirkabel 6GHz yang digunakan di IEEE 802.11be (Wi-Fi 7)," ujar perwakilan Sony PlayStation.
Ketika awal perilisan global, negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand bisa langsung menikmati konsol ini karena kesiapan regulasi nirkabel masing-masing. Jaringan frekuensi 6GHz untuk WiFi baru resmi diatur di Indonesia pada tahun 2025.
Secara teknis, pengembangan PS5 Pro difokuskan pada peningkatan performa untuk menangani beban grafis berat pada resolusi tinggi secara lancar. Konsol ini membawa unit pemrosesan grafis (GPU) yang memiliki 60 Compute Units atau 67% lebih banyak dibandingkan varian standar, sehingga proses rendering diklaim 45% lebih cepat serta kecepatan memori naik 28%.
Peningkatan tersebut membuat perangkat mampu menjalankan game modern pada resolusi 4K dengan kestabilan 60 FPS tanpa memaksa pemain memilih antara mode kualitas visual atau kelancaran frame rate. Selain itu, kemampuan pelacakan cahaya Ray Tracing bekerja 2 hingga 3 kali lebih cepat untuk menghasilkan pantulan objek yang lebih realistis.
Sony juga mengintegrasikan teknologi upscaling berbasis kecerdasan buatan bernama PlayStation Spectral Super Resolution (PSSR). Fitur ini merender game pada resolusi lebih rendah untuk menghemat performa hardware, lalu meningkatkannya ke kualitas mendekati 4K secara real-time agar visual tetap tajam.
Fitur pendukung lain yang disematkan meliputi kapasitas penyimpanan SSD internal sebesar 2TB, integrasi jaringan Wi-Fi 7, serta fitur Game Boost untuk meningkatkan performa ribuan judul game PS4. Namun, paket penjualan standar tidak menyertakan pemutar cakram fisik karena modul Disc Drive tersebut dijual terpisah secara resmi.