Presiden dan CEO Sony, Hiroki Totoki, mengungkapkan kekhawatiran terkait lonjakan biaya produksi konsol PlayStation 6 akibat krisis pasokan chip memori global yang diprediksi bertahan hingga tahun fiskal 2027. Kenaikan harga komponen vital RAM tersebut menjadi faktor utama yang memengaruhi strategi harga perangkat masa depan perusahaan.
Kondisi ekonomi global dan tingginya biaya manufaktur memaksa raksasa teknologi asal Jepang ini untuk melakukan perhitungan matang terkait peluncuran suksesor PS5. Dilansir dari Suara, laporan keuangan terbaru Sony kepada investor menunjukkan bahwa perusahaan belum menetapkan detail komersial untuk konsol generasi berikutnya tersebut.
"Kami belum memutuskan kapan kami akan meluncurkan konsol baru tersebut, atau berapa harganya," kata Totoki pada acara pertemuan dengan investor.
Totoki menjelaskan bahwa kelangkaan pasokan memori di pasar global diperkirakan belum akan mereda dalam waktu dekat. Situasi ini berdampak langsung pada estimasi anggaran produksi yang harus disiapkan oleh Sony untuk tahun-tahun mendatang.
"Kami ingin benar-benar mengamati dan mengikuti situasi ini. Melihat keadaan saat ini, harga memori juga diperkirakan akan sangat tinggi pada Tahun Anggaran 2027, karena masih akan ada kekurangan pasokan. Jadi dengan asumsi itu, kita harus berpikir dengan hati-hati tentang apa yang akan kita lakukan," tambah Totoki.
Guna mengatasi tantangan finansial ini, manajemen Sony mulai mensimulasikan berbagai perubahan pada skema bisnis mereka agar tetap kompetitif di pasar. Langkah tersebut diambil untuk menjaga margin keuntungan di tengah fluktuasi biaya perangkat keras yang tidak menentu.
"Kami ingin memikirkan berbagai simulasi, termasuk mengubah model bisnis untuk menghasilkan solusi dan strategi terbaik," ucap Totoki dikutip dari EuroGamer.
Data industri menunjukkan penjualan PS5 sempat mengalami penurunan hingga 46 persen di beberapa wilayah setelah adanya penyesuaian harga perangkat. Meski demikian, total penjualan konsol tersebut telah mencapai angka 93,7 juta unit dengan dominasi pasar yang kini mulai beralih ke sektor game digital.
Sejumlah analis industri memperkirakan PlayStation 6 kemungkinan besar baru akan diperkenalkan ke publik pada tahun 2028. Jika jadwal ini terealisasi, maka PS5 akan mencatatkan siklus hidup terpanjang dibandingkan generasi konsol Sony sebelumnya.