Gim survival bawah laut terbaru, Subnautica 2, berhasil mencatatkan angka penjualan luar biasa dengan melampaui satu juta kopi dalam waktu kurang dari satu hari setelah resmi diluncurkan pada Kamis (14/5/2026). Prestasi ini membawa karya pengembang Unknown Worlds tersebut langsung meroket ke jajaran atas tangga gim terpopuler di platform Steam.
Berdasarkan data dari grafik Steam, Subnautica 2 menempati posisi keempat sebagai gim yang paling banyak dimainkan secara bersamaan dengan jumlah pemain mencapai lebih dari 460.000 orang. Angka ini hanya berada di bawah judul-judul besar seperti Counter-Strike 2, Dota 2, dan PUBG: Battlegrounds.
Data penjualan dan jumlah pemain tersebut kemungkinan besar lebih tinggi dari angka yang dilaporkan. Hal ini dikarenakan statistik Steam belum mencakup pengguna yang mengakses gim melalui Epic Games Store maupun konsol Xbox, di mana gim ini juga tersedia dalam versi early access.
Keberhasilan peluncuran ini telah diprediksi sebelumnya setelah Subnautica 2 mengumpulkan 5 juta wishlist dan menjadi gim yang paling dinanti di Steam. Perjalanan menuju rilis ini sempat diwarnai penundaan dari jadwal awal tahun 2025 akibat adanya sengketa hukum internal antara eksekutif Unknown Worlds dengan pemilik perusahaan, Krafton.
Perselisihan tersebut berakhir setelah putusan hakim pada Maret 2026 yang mengembalikan posisi CEO studio dan memperpanjang jendela kelayakan bonus bagi para pengembang. Pasca putusan hukum tersebut, Unknown Worlds segera menetapkan tanggal peluncuran early access yang baru.
Pihak pengembang memperkirakan bahwa fase early access untuk sekuel ini akan berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama. Unknown Worlds memproyeksikan periode pengembangan tersebut akan memakan waktu sekitar dua hingga tiga tahun sebelum versi penuh dirilis.