Kabar mengejutkan datang dari industri pelesiran digital global setelah legenda hidup Nintendo, Takashi Tezuka, memutuskan untuk segera pensiun. Anggota penting dalam sejarah perkembangan game dunia tersebut dijadwalkan akan resmi berhenti dari perusahaan pada 26 Juni 2026.
Keputusan besar mengenai kepergian Tezuka terungkap melalui dokumen resmi internal perusahaan yang memuat laporan penataan ulang personel Nintendo untuk masa mendatang. Saat ini, sosok yang memiliki kontribusi besar dalam dunia game tersebut masih aktif mengemban amanat jabatan sebagai Pejabat Eksekutif perusahaan.
Seperti dikutip dari Detik iNET, rekam jejak Tezuka selama empat dekade telah mencakup berbagai peran krusial seperti perancang, sutradara, hingga produser. Sentuhan magisnya melekat erat pada beberapa waralaba game legendaris milik Nintendo, termasuk Super Mario Bros. dan The Legend of Zelda.
Tezuka mengawali pengabdiannya di Nintendo sebagai pekerja paruh waktu pada tahun 1984 silam. Saat itu ia baru menginjak usia 23 tahun dan ikut membantu penggarapan game ikonik Punch-Out!! sembari menyelesaikan pendidikan tingginya di bangku kuliah.
Karier pemuda bertalenta ini melesat cepat di dalam struktur organisasi Nintendo berkat kemampuan luar biasa yang dimilikinya. Di tempat ini pula dirinya kerap terlibat dalam kolaborasi intensif dengan pencipta karakter Mario, Shigeru Miyamoto.
Hanya butuh waktu setahun bagi Tezuka untuk dipercaya mengemban posisi strategis sebagai asisten sutradara sekaligus desainer untuk proyek game Super Mario Bros. pada tahun 1985. Setahun berikutnya, ia sukses menyutradarai game The Legend of Zelda yang pertama.
Keberhasilan tersebut membawanya untuk memimpin langsung proses pengembangan game populer lainnya seperti Super Mario Bros. 3 dan Super Mario World. Ia juga dipercaya menjadi asisten sutradara untuk proyek legendaris Super Mario 64.
Selain itu, Tezuka memegang peran penting dalam mengawasi pengembangan awal dari rangkaian game Zelda berbasis 3D di konsol Nintendo 64 (N64). Dedikasi tinggi ini membuatnya menjadi salah satu pilar utama di balik kesuksesan global perusahaan asal Jepang tersebut.
Karya Terakhir dan Regenerasi di Nintendo
Sepanjang 40 tahun perjalanan kariernya, sudah tidak terhitung lagi berapa banyak judul game Nintendo yang lahir dari buah pemikirannya. Portofolio karya terbarunya mencakup game populer Super Mario Wonder lengkap dengan DLC 2026 miliknya, Meetup in Bellabel Park.
Ia juga terlibat aktif dalam kesuksesan game Princess Peach: Showtime! serta proyek teranyar Mario & Luigi: Brothership. Langkah pensiun Tezuka pada usia 65 tahun ini menandai fase transisi besar-besaran yang terjadi di dalam tubuh Nintendo.
Keputusan pensiun ini menyusul langkah serupa yang diambil oleh beberapa anggota staf veteran lainnya yang sudah mengabdi sejak awal berdirinya perusahaan. Beberapa nama besar yang juga berpamitan di antaranya adalah veteran pengembang Mario Kart, Hideki Konno.
Selain itu, bos yang menangani waralaba Metroid Prime, Kensuke Tanabe, turut dilaporkan meninggalkan perusahaan setelah rampungnya peluncuran Metroid Prime 4: Beyond.