Perusahaan induk Rockstar Games, Take-Two Interactive, memproyeksikan lonjakan pendapatan bersih hingga 20 persen setelah menegaskan jadwal peluncuran game Grand Theft Auto (GTA) 6 tetap berjalan sesuai rencana pada Kamis (26/5/2026).
Target finansial tahun fiskal baru tersebut dipasang berkisar antara $8 miliar hingga $8,2 miliar meski perusahaan belum mengumumkan harga resmi ke publik. Pihak manajemen memastikan strategi pemasaran video game besar tersebut segera dimulai dalam beberapa minggu ke depan.
CEO Take-Two Interactive, Zelnick Strauss, menegaskan bahwa pengumuman harga tidak akan digabungkan dengan laporan pendapatan berkala perusahaan kepada para analis.
"Tidak," kata CEO Take-Two Interactive, Zelnick Strauss ketika ditanya saat wawancara pada hari Kamis apakah pengumuman harga βGTA 6β akan terkait dengan rilis pendapatan perusahaan sore ini.
Zelnick Strauss menambahkan bahwa perusahaan memiliki kebijakan ketat mengenai pelaksanaan publikasi produk mereka.
"Kami tidak pernah membuat pengumuman pemasaran melalui telepon analis kami. Tidak akan pernah." ujar CEO Take-Two Interactive, Zelnick Strauss.
Produsen game ini menjadwalkan promosi masif mendekati pertengahan tahun, yang bertepatan dengan masa transisi musim.
"Jadi beberapa minggu ke depan saya rasa ini belum akan menjadi musim panas, tetapi ketika musim panas tiba, Rockstar memperkirakan akan mulai memasarkan 'GTA 6.'" kata CEO Take-Two Interactive, Zelnick Strauss.
Langkah ini sekaligus meredam berbagai spekulasi liar yang berkembang di komunitas pemain mengenai penundaan pengerjaan proyek.
"Saya pikir mengulangi tanggal 19 November sebagai hari peluncuran hari ini mungkin merupakan hal yang positif. Saya pikir kami sudah sangat jelas bahwa kami akan merilis game tersebut pada tanggal 19 November." kata CEO Take-Two Interactive, Zelnick Strauss.
Penyusunan proyeksi keuangan tahunan tetap dilakukan secara matematis berdasarkan pemodelan internal walaupun detail harga konsumen belum dipublikasikan.
"Jadi, setiap kali kami menyusun panduan kami, jelas berdasarkan ekspektasi kami mengenai pipeline, jadwal rilis, dan harga kami, dan terkadang ekspektasi kami tidak dapat direalisasikan dalam jangka waktu penuh, itu bisa jadi karena judulnya tertunda, atau perubahan harga, atau penjualan unit, ekspektasi berubah," jelas CEO Take-Two Interactive, Zelnick Strauss.
Perusahaan meyakinkan para pemegang saham bahwa angka-angka yang ditargetkan memiliki dasar perhitungan yang valid.
"Butuh ya, tentu saja, ketika kita membangun model kita, yang digunakan untuk membuat panduan, ada asumsi-asumsi yang lengkap di dalamnya. Sekalipun kita membuat asumsi, itu tidak berarti bahwa asumsi-asumsi tersebut dibuat-buat." jelas CEO Take-Two Interactive, Zelnick Strauss.
Berdasarkan data keuangan kuartal Januari-Maret, Take-Two membukukan kerugian bersih GAAP per saham sebesar 32 sen dengan pendapatan bersih mencapai $1,68 miliar. Nilai pemesanan bersih berada di angka $1,58 milar, yang menunjukkan performa stabil dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Secara akumulatif untuk tahun fiskal penuh yang berakhir Maret 2026, korporasi mencatat total pendapatan bersih GAAP sebesar $6,66 miliar atau tumbuh 18 persen secara tahunan. Selain menyiapkan GTA 6, Take-Two Interactive kini sedang merampungkan peluncuran game NBA 2K27 yang dijadwalkan rilis pada September 2026.