Tiga tim esports asal Indonesia, yaitu RRQ Kazu, EVOS Divine, dan Bigetron by Vitality, dipastikan mengamankan tiket untuk berlaga di babak Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Spring. Dilansir dari Medcom, ketiga perwakilan tersebut bakal bersaing dengan sembilan tim terbaik lainnya dari kawasan Asia Tenggara di Ho Chi Minh City, Vietnam, pada 30-31 Mei 2026.
Bigetron by Vitality menjadi tim Indonesia pertama yang lolos ke babak puncak setelah menunjukkan performa yang konsisten sepanjang fase Knockout. Langkah ini kemudian disusul oleh RRQ Kazu yang berhasil bangkit dari performa kurang maksimal pada pekan awal kompetisi hingga akhirnya menutup fase liga di posisi aman.
Sementara itu, EVOS Divine harus melalui perjuangan yang lebih ketat. Tim yang memegang status juara Esports World Cup (EWC) 2025: Free Fire ini baru bisa mengamankan tempat di Grand Finals pada pekan terakhir babak Knockout setelah mempertahankan posisi mereka di papan atas klasemen.
Babak Grand Finals FFWS SEA 2026 Spring total akan diikuti oleh 12 tim yang memperebutkan gelar juara regional. Selain tiga wakil Indonesia, turnamen ini juga diramaikan oleh empat tim dari Thailand, empat tim dari Vietnam, dan satu tim dari Malaysia.
| Nama Tim Esports | Negara Asal |
|---|---|
| Bigetron by Vitality | Indonesia |
| RRQ Kazu | Indonesia |
| EVOS Divine | Indonesia |
| All Gamers Global | Thailand |
| Team Falcons | Thailand |
| Twisted Minds | Thailand |
| Buriram United | Thailand |
| GOW Esports | Vietnam |
| Team Flash | Vietnam |
| WAG | Vietnam |
| P Esports | Vietnam |
| Aurora Gaming | Malaysia |
Thailand dan Vietnam masing-masing meloloskan empat perwakilan ke babak final. Team Falcons dan All Gamers Global menjadi dua tim Thailand yang mencuri perhatian berkat performa stabil sejak fase awal, sedangkan Vietnam menghadirkan kekuatan merata melalui GOW Esports, Team Flash, WAG, and P Esports yang kerap menyulitkan tim Indonesia.
Satu wakil Malaysia, Aurora Gaming, juga menjadi tim yang patut diwaspadai setelah tampil impresif pada pekan terakhir Knockout. Tim ini berpotensi menjadi kuda hitam yang memberikan kejutan besar pada babak puncak nanti.
Peluang Indonesia untuk membawa pulang trofi juara tetap terbuka lebar mengingat rekam jejak impresif ketiga tim di kancah internasional. Pada ajang EWC 2025: Free Fire sebelumnya, EVOS Divine keluar sebagai juara, disusul RRQ Kazu sebagai runner-up, dan Bigetron by Vitality di peringkat ketiga.
Grand Finals kali ini juga akan menerapkan format Champion Rush yang telah diperbarui. Setiap tim kini wajib mengumpulkan minimal 90 poin untuk membuka peluang juara, meningkat dari regulasi sebelumnya yang hanya 80 poin. Sistem tanpa batas pertandingan ini menuntut konsistensi tinggi dari setiap peserta.
Selain memperebutkan piala regional, kompetisi ini menjadi gerbang kualifikasi menuju Esports World Cup (EWC) 2026: Free Fire yang digelar Juli mendatang. Delapan tim terbaik dari klasemen akhir berhak mendapatkan tiket menuju turnamen tingkat dunia tersebut.
Fase penentu ini akan diawali dengan babak Point Rush pada 30 Mei 2026 dan dilanjutkan dengan Grand Finals utama pada 31 Mei 2026. Jalannya pertandingan dimulai pukul 14.00 WIB dan dapat disaksikan melalui siaran langsung di kanal resmi Free Fire Esports Indonesia.