KRAFTON dan Tencent resmi merilis pembaruan PUBG Mobile versi 4.4 secara global pada Selasa, 12 Mei 2026, yang memperkenalkan mode tema reruntuhan mitis dan kolaborasi dengan produsen motor asal Amerika Serikat, Harley-Davidson. Pembaruan ini menghadirkan perubahan signifikan pada peta Erangel, sistem mekanik permainan baru, serta kendaraan ikonik Harley-Davidson CVO Road Glide ST.
Kolaborasi dengan Harley-Davidson memungkinkan para pemain untuk menggunakan serta memodifikasi cruiser berat tersebut dengan pilihan warna bodi, jenis roda, dan elemen eksterior yang unik. Selain kendaraan, pengembang juga menyertakan set peralatan dan pakaian eksklusif bertema biker untuk karakter di dalam gim.
Konten kolaborasi ini dijadwalkan tersedia bagi pengguna PC dan perangkat seluler pada 13 Mei 2026 melalui pembaruan 41.2 dan 4.4. Sementara itu, pemilik konsol PlayStation dan Xbox baru dapat mencoba sepeda motor tersebut pada 21 Mei 2026 mendatang menurut laporan en.gamegpu.com.
Dalam pembaruan versi 4.4 ini, lokasi-lokasi strategis di Erangel seperti Yasnaya Polyana, Ruins, Ferry Pier, dan Mylta mengalami transformasi menjadi medan tempur fantasi. Area Ruins dan Ferry Pier mendapatkan desain ulang visual paling besar dengan struktur kuno dan efek cahaya mistis yang memperkuat tema reruntuhan mitis.
Fitur utama lainnya adalah keberadaan pulau melayang yang diprediksi menjadi lokasi pendaratan paling populer karena menawarkan peluang hidup kembali tambahan dan jarahan berkualitas tinggi. Pemain juga dapat memperoleh kemampuan bertema khusus dan imbalan penyelesaian tambahan saat bertempur di area tersebut.
Level Infinite memperkenalkan Sistem Kehormatan (Honor System) yang memungkinkan pemain menyelesaikan objektif kecil di dalam pertandingan untuk mendapatkan poin bagi tim. Poin yang terkumpul dapat digunakan untuk mengakses area hadiah khusus bernama Crown’s Abode yang berisi jarahan premium dan keuntungan strategi bagi skuat.
Pembaruan ini juga diwarnai dengan langkah pengembang yang dilaporkan telah menghapus sebuah kartu di dalam gim setelah munculnya protes dari para pemain Muslim di media sosial. Kartu tersebut diduga mengandung referensi religius atau citra yang dianggap tidak sensitif, sehingga pihak pengembang segera melakukan modifikasi sebelum peluncuran yang lebih luas dilakukan.