Abidzar Al Ghifari Bela Jefri Nichol yang Dicibir Netizen karena Ikut Umrah

Abidzar Al Ghifari Bela Jefri Nichol yang Dicibir Netizen karena Ikut Umrah

Aktor Abidzar Al Ghifari memberikan pembelaan kepada sahabatnya, Jefri Nichol, yang mendapatkan komentar negatif dari netizen setelah diumumkan akan mengikuti perjalanan ibadah umrah. Rencana keberangkatan tersebut digagas oleh Abidzar bersama ibunya, Umi Pipik, dengan mengajak serta Bryan Domani dan Jefri Nichol pada Mei 2026.

Kritikan muncul dari salah satu warganet yang menilai Jefri Nichol tidak pantas pergi ke Tanah Suci karena cap negatif masa lalu. Menanggapi hal tersebut, dilansir dari Suara, Abidzar langsung memberikan respons melalui akun media sosial pribadinya dan menyatakan bahwa setiap orang memiliki hak yang sama untuk beribadah.

"Terus kenapa? Kalau dia ngomong gitu enggak boleh umrah? Enggak ada kesempatan buat pendosa untuk umrah?" tulis Abidzar.

Dalam pernyataan selanjutnya, Abidzar mengaitkan situasi ini dengan perjalanan hidup almarhum ayahnya, Ustaz Jefri Al Buchori atau Uje. Ia mengingatkan bahwa sang ayah juga pernah melewati masa-masa kelam sebelum akhirnya memutuskan untuk hijrah.

"Bokap gue, Uje. Dulu dia tersesat di dunia maksiat. Semua udah dicoba. Tapi liat pas meninggal yang nganter ratusan ribu orang," lanjutnya.

Bagi Abidzar, mengajak teman dekat untuk melaksanakan ibadah umrah merupakan salah satu bentuk dukungan positif agar bisa berubah menjadi individu yang lebih baik. Ia juga menyayangkan sikap sebagian orang yang merasa berhak menghakimi niat baik orang lain dalam mendekatkan diri kepada sang pencipta.

"Masalah gimana ke depannya udah biarin orang itu sendiri, yang penting niat kita baik bawa orang buat umrah kenapa enggak?" tuturnya.

"Enggak ada tempat untuk judge orang yang mau beribadah!" sambung Abidzar.

Melalui unggahan tambahan dengan latar belakang hitam, Abidzar menegaskan kembali alasannya bersikap vokal. Ia mengaku merasa tidak nyaman saat melihat sahabat yang memiliki niat baik untuk beribadah justru menuai penghakiman sepihak dari publik.

"Sorry banget kalau saya harus balas comment orang tersebut, saya enggak suka ada sahabat saya yang mau ibadah malah di-judge yang enggak pantas. Kalau ada salah kata maafin saya," tutup Abidzar.

Artikel terkait

Rekomendasi