Manajemen AC Milan bergerak cepat mencari manajer baru untuk memimpin skuad menyusul pemecatan resmi Massimiliano Allegri pada Senin, 25 Mei 2026 sore waktu setempat. Langkah ini diambil setelah periode kedua kepemimpinan Allegri di Milanello berakhir akibat kegagalan tim menembus zona Liga Champions.
Pemberhentian Allegri memicu perombakan besar-besaran di jajaran manajemen Rossoneri, dengan kepergian Giorgio Furlani, Igli Tare, dan Geoffrey Moncada. Di tengah situasi transisi ini, Zlatan Ibrahimovic menjadi sosok utama yang mengendalikan urusan krusial klub dan berkomunikasi intensif dengan pemilik Milan, Gerry Cardinale.
Proses pencarian juru taktik baru ini memunculkan sejumlah nama pelatih dari luar Italia yang dikaitkan dengan kedekatan Ibrahimovic. Xavi Hernandez menjadi salah satu kandidat potensial mengingat dirinya pernah bermain bersama Ibrahimovic saat membela Barcelona.
Selain Xavi, radar pencarian AC Milan juga mengarah ke pelatih asal Spanyol lainnya, Andoni Iraola, yang baru saja menyelesaikan siklus kepelatihannya di Bournemouth setelah berhasil membawa klub tersebut ke Liga Europa. Juru taktik Fulham, Marco Silva, turut masuk dalam bursa calon karena saat ini dilaporkan sedang mempertimbangkan masa depannya di klub Inggris tersebut.
Berdasarkan laporan Gazzetta it, manuver transfer pemain dan pelepasan anggota skuad AC Milan pada musim panas mendatang akan sangat bergantung pada skema taktik yang diusung oleh pelatih baru pilihan manajemen nanti.