Restrukturisasi besar-besaran langsung berjalan di kubu AC Milan setelah mencatatkan hasil buruk pada musim 2025/2026. Manajemen klub secara resmi memberhentikan Massimiliano Allegri dari kursi pelatih kepala.
Keputusan tegas ini diambil setelah Rossoneri dipastikan gagal menembus zona Liga Champions. Klub raksasa Italia tersebut hanya mampu mengakhiri kompetisi Serie A 2025/2026 di peringkat kelima.
Kegagalan ini sekaligus menjadi catatan kelam bagi Milan. Klub yang bermarkas di San Siro tersebut harus rela absen dari kompetisi kasta tertinggi Eropa selama dua musim berturut-turut.
Setelah pemecatan Allegri, perhatian publik langsung tertuju pada sosok pengganti. Jurnalis transfer terkemuka Fabrizio Romano membeberkan dinamika internal yang terjadi di jajaran manajemen Milan.
Dilansir dari Suara, manajemen AC Milan dilaporkan sudah mengambil keputusan bulat untuk tidak memasukkan nama Antonio Conte ke dalam daftar kandidat juru taktik baru mereka.
Langkah ini cukup mengejutkan mengingat sejumlah media di Italia sebelumnya gencar memberitakan hal sebaliknya. Conte sempat disebut-sebut menjadi buruan utama Milan pasca dirinya menyudahi masa bakti bersama Napoli.
Romano menegaskan bahwa peluang Conte untuk menakhodai Milan tidak pernah berada dalam tahapan yang serius. Kesimpulan tersebut diperoleh setelah adanya pembahasan mendalam di internal manajemen klub.
Mantan pelatih Juventus itu kini justru sedang mengarah ke posisi lain. Sosok berusia 56 tahun tersebut menjadi pilihan terdepan untuk menduduki kursi pelatih kepala tim nasional Italia.
Timnas Italia saat ini tengah membutuhkan nakhoda baru yang kuat. Pasalnya, skuad Gli Azzurri baru saja mencatatkan rekor buruk setelah gagal melaju ke putaran final Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.