Pasar perangkat wearable global pada tahun 2026 semakin kompetitif dengan kehadiran kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI). Dilansir dari Suara, Acer ikut meramaikan persaingan ini dengan memperkenalkan dua produk terbarunya, yaitu Acer AR Vision GR0 dan Acer GI0.
Kehadiran dua perangkat inovatif dari Acer ini turut meramaikan pasar yang sebelumnya telah diisi oleh berbagai vendor lain. Konsumen telah disuguhi pilihan seperti Ray-Ban Meta 2 yang memiliki kemampuan merekam video 3K, serta kacamata pintar Mijia dari Xiaomi yang menawarkan harga lebih terjangkau.
Persaingan teknologi wearable pada 2026 juga diramaikan oleh kolaborasi Google dan Samsung yang menghadirkan kacamata pintar Gentle Monster guna menantang dominasi Meta. Di samping itu, Asus tidak mau ketinggalan dengan meluncurkan ROG Xreal R1 yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan segmen gaming.
Acer AR Vision GR0 dirancang khusus untuk para gamer dan pencinta sinema yang menginginkan pengalaman visual kelas berat dalam perangkat yang ringan. Kacamata pintar ini memiliki bobot hanya 69 gram karena Acer berhasil meminimalkan beban perangkat keras komputasi di dalamnya.
Meski ringan, Acer AR Vision GR0 diklaim mampu memproyeksikan layar virtual raksasa dengan ukuran hingga 172 inci. Perangkat ini dibekali sensor 3DoF untuk mendukung fungsionalitas pelacakan posisi pengguna secara akurat.
Sektor visual kacamata pintar ini mengusung teknologi layar ganda Micro OLED Full HD yang mendukung penayangan konten format 2D maupun 3D. Layar tersebut juga memiliki cakupan warna yang luas dengan standar 95% DCI-P3.
Untuk urusan konektivitas, Acer menggunakan sambungan kabel guna memastikan latensi tetap rendah saat dioperasikan. Perangkat ini dapat dihubungkan ke smartphone Android, laptop, hingga PC berbasis Windows maupun iOS.
Fungsionalitas dan Dukungan AI pada Acer GI0
Model kedua yang diperkenalkan adalah Acer GI0, yang hadir sebagai asisten cerdas untuk penggunaan kasual sehari-hari dengan konsep mirip Ray-Ban Meta. Dikutip dari FoneArena, perangkat ini berfokus pada sistem komputasi ambient nirkabel yang didukung penuh oleh Google Gemini AI.
Acer GI0 memiliki bobot yang lebih ringan, yaitu hanya 46 gram. Kacamata pintar ini dilengkapi dengan kamera beresolusi 12 MP yang berfungsi untuk menangkap momen instan pengguna secara cepat.
Teknologi AI di dalamnya mendukung fitur asisten suara yang mampu melakukan penerjemahan bahasa asing secara real-time. Perangkat ini juga dilengkapi memori penyimpanan internal berkapasitas 32 GB.
Integrasi dengan aplikasi AspireSync membuat Acer GI0 dapat diandalkan untuk menunjang produktivitas kerja harian. Pengguna bisa memanfaatkannya untuk mencatat hasil rapat atau menanyakan arah jalan tanpa perlu menyentuh smartphone.
Harga dan Jadwal Rilis Global
Kedua kacamata pintar ini dipasarkan dengan target segmen dan harga yang berbeda. Acer AR Vision GR0 yang mengunggulkan sektor visual dibanderol dengan harga mulai dari USD 499,99 atau sekitar Rp9 juta.
Sementara itu, Acer GI0 ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau bagi konsumen luas. Perangkat asisten cerdas berbasis AI tersebut dipatok pada angka USD 299,99 atau berkisar Rp5,3 juta.
Jadwal perilisan global untuk kedua kacamata pintar ini diperkirakan baru akan dimulai pada kuartal ketiga dan keempat tahun 2026. Kendati demikian, antusiasme dari para penggemar gadget terhadap kehadiran sensor 3DoF pada GR0 dan integrasi Gemini AI pada GI0 sudah mulai terlihat.