Adidas secara resmi meluncurkan kampanye iklan terbaru bertajuk "You Got This" sebagai langkah strategis menyambut Piala Dunia FIFA 2026. Dalam kampanye ini, brand olahraga raksasa tersebut menggandeng megabintang sepak bola Lionel Messi dan aktor populer Timothee Chalamet.
Dilansir dari Suara, kolaborasi lintas generasi ini bertujuan untuk memperkuat dominasi pasar Adidas di wilayah Amerika Utara. Strategi pemasaran tersebut diproyeksikan mampu mendongkrak penjualan produk secara global seiring dengan antusiasme turnamen empat tahunan tersebut.
Dalam tayangan video berdurasi lima menit, Timothee Chalamet berperan sebagai manajer amatir yang memimpin pertandingan sepak bola jalanan. Sementara itu, Lionel Messi tampak hadir sebagai penonton bersama musisi kenamaan, Bad Bunny, di pinggir lapangan.
Narasi iklan tersebut juga menyisipkan elemen kilas balik fiktif yang melibatkan para legenda sepak bola dunia. David Beckham dan Zinedine Zidane digambarkan mengalami kekalahan dari tim lokal dalam sebuah pertandingan jalanan yang kompetitif.
Penyelenggaraan Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko menjadi momentum krusial bagi Adidas. Chief Executive Adidas, Bjørn Gulden, menegaskan bahwa Amerika Serikat kini menjadi prioritas utama bagi perusahaan dalam jangka panjang.
"Amerika bagi kami adalah peluang terbesar dalam jangka panjang karena kami masih tertinggal dari kompetitor," ujar Gulden.Wakil Presiden Pemasaran Adidas Amerika Utara, Chris Murphy, menjelaskan bahwa skala promosi kali ini akan jauh lebih masif dibandingkan edisi-edisi sebelumnya. Selain konten digital, Adidas berencana menggelar acara langsung di sejumlah kota besar seperti New York City, Toronto, Houston, dan Los Angeles.
Potensi Ekonomi dan Dampak Global
Laporan dari WARC Media memprediksi bahwa Piala Dunia 2026 akan memicu lonjakan belanja iklan global hingga mencapai 10,5 miliar dolar AS pada kuartal kedua tahun ini. Angka ini mencatatkan kenaikan sekitar 1,1 persen dibandingkan tahun-tahun tanpa turnamen besar.
Lokasi penyelenggaraan di Amerika Utara dinilai memberikan keuntungan komersial yang lebih tinggi daripada Piala Dunia 2022 di Qatar. Faktor zona waktu yang sejajar dengan pasar Barat membuat durasi slot iklan menjadi jauh lebih bernilai bagi para pengiklan global.
Selain faktor geografis, kembalinya jadwal turnamen ke musim panas dianggap memberikan stabilitas lebih baik bagi sektor pemasaran. Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, menyatakan bahwa pihaknya terus memperhatikan dinamika penyelenggaraan ini melalui berbagai masukan.
"Kami mendengarkan dan mempertimbangkan berbagai pendapat untuk melihat langkah terbaik ke depan," tutur Grafstrom.Hingga saat ini, Adidas dilaporkan telah mengantongi penjualan produk terkait Piala Dunia 2026 sebesar 250 juta euro atau setara 292 juta dolar AS. Sebagai penyedia bola resmi, Adidas memprediksi sepertiga dari total pemain di turnamen nanti akan menggunakan sepatu produksi mereka.