Empat penulis lagu resmi melayangkan gugatan hukum terhadap agensi ADOR atas dugaan plagiarisme pada lagu "How Sweet" milik grup K-pop NewJeans. Audrey Armacost, Aidan Rodriguez, Adam Gokcebay, dan Michael Campanelli mengeklaim adanya kemiripan signifikan antara lagu tersebut dengan demo ciptaan mereka berjudul "One of a Kind".
Laporan mengenai sengketa hak cipta ini pertama kali dipublikasikan oleh Billboard pada Minggu (10/5/2026). Tuduhan tersebut bermula saat Audrey Armacost menerima permintaan untuk menyusun lirik serta melodi dari sebuah instrumen musik pada Januari 2024 guna diberikan kepada NewJeans.
Tim penulis lagu tersebut kemudian mengirimkan hasil pengerjaan demo berjudul "One of a Kind" kepada pihak penerbit untuk diteruskan ke ADOR. Namun, mereka mendapatkan informasi bahwa karya tersebut ditolak dan tidak akan digunakan untuk proyek NewJeans, seperti dilansir dari Detikcom.
Permasalahan muncul empat bulan setelah pengiriman demo tersebut, ketika NewJeans merilis lagu berjudul "How Sweet". Para penggugat menilai terdapat kesamaan teknis yang mencolok pada bagian verse pertama lagu yang baru dirilis itu secara kualitas maupun kuantitas.
"Dua lagu ini menggunakan birama 4/4 dengan kunci B flat minor. Dua lagu juga menggunakan melodi utama mencakup rangkaian melodi sekitar 8 birama, 31 not melodik sekuens yang terdiri dari 4 seri," bunyi gugatan tersebut.
Menanggapi tuntutan hukum tersebut, pihak ADOR menyatakan telah melakukan penelusuran mendalam kepada tim produksi lagu "How Sweet". Agensi menegaskan posisi mereka untuk menghadapi gugatan tersebut di pengadilan setelah berkonsultasi dengan pihak produser.
"Setelah berkonsultasi dengan BANA (Beasts And Natives Alike), yang bertanggung jawab atas komposisi dan produksi lagu ini, mereka menyatakan bahwa tidak ada plagiarisme yang terlibat. ADOR dan para member NewJeans berencana untuk menanggapi gugatan tersebut sesuai dengan pendirian BANA (atas tuduhan tersebut)," kata ADOR.
Perselisihan ini kini memasuki ranah hukum setelah pihak agensi secara resmi membantah segala tuduhan yang diajukan oleh Audrey Armacost dan rekan-rekannya. ADOR memastikan bahwa proses produksi karya artis mereka telah dilakukan secara orisinal tanpa melanggar hak cipta pihak lain.