Pembalap Leopard Racing Adrian Fernandez resmi didiskualifikasi dari enam seri pertama Moto3 2026 setelah ditemukan pelanggaran teknis pada mesin motornya seperti dilansir dari Otorider pada Jumat (5/6).
Hukuman berat tersebut mengakibatkan seluruh perolehan poin Fernandez dari enam putaran awal musim ini dihapus total oleh pihak penyelenggara.
Pihak MotoGP merilis keterangan resmi yang menyatakan bahwa pelanggaran tersebut ditemukan pada dua unit mesin Honda milik pembalap asal Spanyol tersebut yang diduga telah dibuka atau dimodifikasi tanpa izin resmi.
Investigasi teknis mendalam dilakukan setelah gelaran GP Prancis ketika pihak pabrikan meminta pembukaan segel mesin yang telah mencapai batas penggunaan maksimal.
Pemeriksaan tersebut kemudian menemukan indikasi kuat adanya manipulasi pada segel mesin nomor 810 dan 811 yang digunakan Fernandez dalam sejumlah balapan pada musim ini.
Sanksi tegas ini membuat Fernandez kehilangan 77 poin yang sudah dikumpulkannya dan membuatnya terlempar jauh dari persaingan papan atas klasemen sementara Moto3, setelah sebelumnya menempati posisi ketiga.
Pencoretan poin Fernandez membawa dampak positif bagi pembalap Indonesia dari Honda Team Asia Veda Ega Pratama yang kini berhak naik ke posisi tiga besar klasemen sementara.
Peningkatan posisi ini sekaligus memperbesar peluang pembalap asal Gunungkidul tersebut dalam perebutan gelar bergengsi Rookie of The Year musim ini.
Keuntungan akibat penalti rival bukan pertama kalinya didapat Veda karena sebelumnya rookie Red Bull KTM Ajo Brian Uriarte juga terkena sanksi pengurangan poin akibat penggunaan oli yang tidak sesuai regulasi teknis.
Veda yang dikenal sebagai salah satu rookie paling konsisten musim ini termasuk saat meraih podium pertamanya di GP Brasil kini berpeluang besar menutup paruh pertama musim sebagai rookie terbaik.
Keputusan final terkait kasus Fernandez masih berpotensi berubah apabila Leopard Racing mengajukan banding resmi, meskipun hukuman diskualifikasi ini sudah diumumkan ke publik.