Tim nasional sepak bola Afrika Selatan ditahan imbang tanpa gol oleh Nikaragua dalam pertandingan persahabatan menjelang Piala Dunia 2026 setelah kegagalan penalti Lyle Foster pada babak pertama.
Dilansir dari flashscore.com, skuad Bafana Bafana mendominasi penguasaan bola secara penuh atas tim yang secara peringkat berada 71 posisi di bawah mereka, namun kesulitan menembus pertahanan rendah tim tamu.
Pelatih Afrika Selatan, Hugo Broos, memilih untuk mengistirahatkan mayoritas pemain Mamelodi Sundowns yang baru saja menjuarai CAF Champions League, dan hanya memainkan Themba Zwane sebagai kapten sejak awal laga.
Zwane membuang peluang awal setelah gagal menyambut umpan silang rendah dari Kamogelo Sebelebele yang menandai penampilannya yang kedelapan di sayap kanan.
Tim tuan rumah mendapatkan hadiah penalti dari wasit asal Lesotho, Lebalang Mokete, pada menit ke-43 setelah Sebelebele terjatuh di kotak terlarang akibat sentuhan minimal dari Justing Cano.
Namun, Lyle Foster yang maju sebagai eksekutor gagal memanfaatkan kesempatan tersebut setelah bola tendangannya membentur tiang gawang sehingga babak pertama berakhir dengan skor 0-0.
Memasuki babak kedua, penyegaran taktik dilakukan dengan memasukkan Sipho Chaine, Relebohile Mofokeng, Thapelo Maseko, Oswin Appollis, dan Iqraam Rayners untuk meningkatkan intensitas serangan.
Pemain bertahan Bradley Cross juga diberikan kesempatan debut pada menit ke-67 untuk memecah kebuntuan dari strategi bertahan total yang diterapkan oleh tim tamu.
“I think we can be happy with the performance today. The difficulty was that we came up against a very negative opponent. Nicaragua spent almost the entire 90 minutes defending, kicking the ball forward and trying to slow the game down whenever possible. That made it very difficult for us.
Kegagalan mencetak gol ini memicu kekhawatiran terkait produktivitas lini depan Afrika Selatan yang akan menghadapi tim-tim dengan karakter berbeda pada turnamen mendatang.
“We missed the penalty and, if we score that goal, I think the game changes completely because they would have been forced to come out and try something. But they never really tried to attack today, they only defended,” kata Broos.
Pasca-laga ini, Afrika Selatan dijadwalkan melakoni pertandingan uji coba berikutnya melawan Jamaika pada 5 Juni 2026.