Ahmad Dhani Tuai Kritik Pedas Usai Bandingkan The Icon Indonesia

Ahmad Dhani Tuai Kritik Pedas Usai Bandingkan The Icon Indonesia

Musisi Ahmad Dhani kembali menjadi pusat perhatian publik setelah memberikan pernyataan kontroversial dalam proses penjurian ajang pencarian bakat. Potongan video yang viral di media sosial memperlihatkan sikap pentolan Dewa 19 tersebut yang menuai kritik tajam.

Dilansir dari Suara, ucapan Dhani tersebut tidak hanya berdampak pada dirinya sendiri, tetapi juga memengaruhi citra program The Icon Indonesia yang ditayangkan di SCTV. Kejadian bermula saat Dhani duduk di kursi juri bersama Titi DJ, Andien, dan Isyana Sarasvati.

Ketegangan muncul ketika Titi DJ memberikan pujian kepada seorang peserta perempuan. Titi menilai kualitas kontestan tersebut sangat mumpuni, bahkan ia membandingkannya dengan Lyodra Ginting yang merupakan juara Indonesian Idol musim kesepuluh.

Sebelum Titi menyelesaikan kalimatnya, Dhani langsung memotong pembicaraan dengan sesumbar mengenai kualitas acara yang sedang ia gawangi. Dhani mengklaim bahwa kompetisi tersebut jauh lebih berkualitas dibandingkan ajang pesaing.

"Acara ini juga lebih bagus daripada Lyodra yang di acara itu (Indonesian Idol)," celetuk Dhani yang kemudian diiyakan oleh Titi DJ.

Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari warganet karena dianggap tidak profesional. Banyak netizen yang menilai tindakan menjatuhkan pihak lain demi menaikkan pamor acara sendiri merupakan sikap yang kurang bijak.

"Sumpah, AD (Ahmad Dhani) ini makin hari makin menjadi. Tantrum mulu. Kenapa sih, enggak bahagia apa gimana?" tulis salah satu netizen.

Dampak negatif dari ucapan tersebut merembet pada penilaian publik terhadap The Icon Indonesia. Banyak penonton yang mulai mengkritik kualitas peserta serta konsep acara yang dianggap kurang kreatif.

Warganet menyoroti minimnya wawasan musik para kontestan yang dinilai mengecewakan. Salah satu poin yang diperdebatkan adalah ketidaktahuan peserta terhadap lagu-lagu populer yang dianggap sebagai referensi dasar dalam musik pop.

"Aku nonton dari awal, sumpah pesertanya banyak yang mengecewakan. Referensi musiknya sedikit, cuma tahu lagu viral zaman sekarang. Bahkan ada yang enggak tahu satu pun lagu Rihanna. Padahal itu basic pop, masa enggak tahu?" kritik seorang warganet.

Tudingan Meniru Konsep Kompetisi Lain

Selain masalah kualitas juri dan peserta, The Icon Indonesia juga dituding mengekor kesuksesan kompetisi tetangga. Netizen menemukan adanya kemiripan pada aransemen hingga pemilihan lagu yang dibawakan oleh para kontestan.

"Tonton aja pas lagu 'Lesung Pipi', itu plek ketiplek sama versi Angie dan Piche (Idol). Kemarin bahkan ada tiga atau empat lagu anak Idol yang dibawakan peserta Icon. Benar-benar mirip," komentar warganet lainnya.

Hingga saat ini, perdebatan mengenai kualitas ajang tersebut masih terus berlangsung di jagat maya. Muncul keraguan dari publik mengenai kemampuan The Icon Indonesia untuk membuktikan kualitas aslinya di tengah bayang-bayang kontroversi para juri.

Artikel terkait

Rekomendasi