Federasi Akuatik DKI Jakarta mengirimkan 200 atlet dari 19 klub untuk mendominasi kejuaraan Indonesia Short Course Emerging Series di Stadion Akuatik Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pada Kamis (4/6).
Dominasi kontingen Jakarta terlihat dari jumlah keterwakilan yang mencapai hampir 80 persen dari total 310 peserta ajang tersebut. Dilansir dari Detik Sport, beberapa perenang perwakilan Ibu Kota juga berhasil menduduki podium juara.
Ketua Federasi Akuatik DKI Jakarta Ade Jona Prasteyo memastikan penyiapan atlet terus didorong secara berkelanjutan dari level nasional hingga Olimpiade. Mulusnya program pembinaan di Jakarta dinilai menjadi bukti kontribusi besar bagi olahraga renang nasional.
"Kami berharap seluruh atlet dapat memberikan penampilan terbaik, di mana saat ini Akuatik DKI Jakarta juga melakukan pembinaan berjenjang, mulai dari menyiapkan diri menuju event nasional seperti PON dan mendukung program Bapak Menpora Erik Thohir, Ketua NOC Indonesia Bapak Raja Sapta Oktohari, dan Bapak Ketum Akuatik Indonesia Anindya Bakrie agar atlet-atlet kita bisa lolos kualifikasi Olimpiade di Los Angeles," kata Ade Jona.
Penyelenggaraan kompetisi ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak federasi karena menjadi panggung bagi para atlet yang sedang berkembang untuk unjuk kemampuan. Pencarian bakat baru terus dipantau melalui turnamen ini demi mewujudkan prestasi di tingkat global.
"Semua atlet turun di sini ada sekitar tiga ratus atlet di sini yang turun. Yang pasti kita di sini mencari bakat, kita lihat ini bukan hanya sekedar kolam renang, tapi ini mimpi para atlet-atlet kita ke depannya bagaimana agar mereka dapat bermimpi mengibarkan bendera Indonesia di dunia nantinya," sambung Ade Jona.