Tiket terakhir untuk promosi ke kasta tertinggi Liga Arab Saudi resmi diraih oleh Al Diriyah. Kepastian ini didapat setelah mereka menumbangkan Al Ula dalam pertandingan babak playoff yang berlangsung dramatis di Al Awwal Park pada Sabtu (23/5/2026).
Pertandingan penentu ini diwarnai oleh sebuah insiden kocak yang berujung gol bunuh diri memalukan. Dilansir dari Detik Sport, Al Ula sebenarnya mampu memimpin terlebih dahulu pada paruh pertama laga lewat kontribusi gol dari Cristian Guanca.
Al Diriyah kemudian mendapatkan momentum untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-65 babak kedua melalui titik putih. Gaetan Laborde yang maju menjadi algojo gagal mengeksekusi penalti setelah sepakannya diblok oleh kaki penjaga gawang Al Ula, Mohammed Al Owais.
Petaka bagi Al Ula muncul tepat setelah penyelamatan tersebut. Bola liar hasil tepisan Mohammed Al Owais langsung disapu oleh Michel Delgado demi menjauhkan ancaman dari area pertahanan.
Namun, bola sepakan Michel Delgado justru mendarat keras di wajah rekan setimnya sendiri, Ali Al Hussain. Pantulan bola tersebut malah bergulir masuk ke dalam gawang Al Ula yang kosong, sehingga merubah papan skor menjadi imbang 1-1.
Ujian bagi Al Diriyah bertambah ketika mereka harus melanjutkan laga dengan 10 pemain. Sultan Farhan menerima kartu merah dari wasit karena mengangkat kaki terlalu tinggi hingga mengenai kepala pemain lawan.
Keadaan seimbang ini terus bertahan sampai waktu normal habis, sehingga memaksa laga berlanjut ke babak tambahan. Walau kalah jumlah pemain, Al Diriyah justru sukses membalikkan kedudukan lewat gol penentu Gaetan Laborde yang melepaskan tendangan keras ke gawang Al Ula.
Skor 2-1 bertahan hingga laga usai dan memastikan Al Diriyah naik kasta ke Saudi Pro League untuk pertama kalinya sejak klub didirikan pada 1976. Al Diriyah menyusul langkah Abha dan Al Faisaly yang sudah mengamankan tiket promosi, menggantikan posisi Damac, Al Akhdoud, dan Al Najma yang terdegradasi.