Manajemen klub Al Hilal mulai mengevaluasi secara menyeluruh berkas para pemain asing mereka, termasuk meninjau kelanjutan karier Darwin Nunez menjelang berakhirnya musim kompetisi 2026. Langkah strategis ini diambil sebagai persiapan untuk menentukan susunan skuat yang akan berlaga pada musim depan.
Laporan dari surat kabar El Observador mengungkapkan bahwa Nunez menjadi salah satu kandidat kuat yang berpotensi dilepas oleh klub berjuluk Al-Za'eem tersebut. Kondisi ini dipicu oleh minimnya menit bermain penyerang asal Uruguay itu dalam kompetisi lokal Arab Saudi sepanjang musim ini.
Terbatasnya partisipasi Nunez disebabkan oleh status pendaftarannya yang sebelumnya hanya diprioritaskan untuk daftar pemain di kompetisi Liga Champions Asia Elite. Namun, setelah Al Hilal tersingkir dari turnamen kontinental tersebut, peluang tampil sang pemain di lapangan hijau menjadi sangat berkurang.
Pihak manajemen Al Hilal kini menargetkan penyelesaian status pemain tersebut segera setelah musim ini berakhir. Klub memiliki dua opsi utama, yakni mempertahankan Nunez untuk dimasukkan ke dalam daftar skuat kompetisi domestik atau memasarkannya ke klub lain demi mendapatkan keuntungan finansial.
Kebijakan evaluasi ini merupakan bagian dari rencana restrukturisasi tim yang diusung manajemen untuk meningkatkan keseimbangan teknis skuat. Upaya tersebut diharapkan mampu mendongkrak daya saing Al Hilal dalam menghadapi persaingan di berbagai kompetisi pada musim mendatang.