Al Hilal berhasil mengalahkan Al Khaleej dengan skor 2-1 dalam laga lanjutan Saudi Pro League di Prince Mohamed bin Fahd Stadium pada Selasa (6/5). Kemenangan ini diwarnai aksi blunder fatal bek Al Khaleej, Pedro Rebocho, yang dituding netizen sengaja membantu lawan demi menjegal peluang juara Al Nassr.
Pertandingan tersebut semula berjalan imbang setelah gol pembuka Joshua King dibalas oleh Sergej Milinkovic-Savic pada babak pertama. Namun, kebuntuan pecah pada menit ke-78 saat Rebocho melakukan operan ke arah kiper sendiri yang justru berhasil dipotong oleh Sultan Ahmed Mandash untuk menjadi gol kemenangan Al Hilal.
Dilansir dari Detik Sport, rekaman video memperlihatkan Rebocho menguasai bola di dalam kotak penalti saat berada dalam tekanan. Alih-alih membuang bola ke depan, pemain asal Portugal itu justru mengarahkan bola ke belakang yang tepat mendarat di kaki Mandash untuk kemudian menceploskannya ke gawang.
Aksi tersebut memicu reaksi keras di media sosial dengan munculnya tuduhan adanya skandal atau korupsi di balik insiden tersebut. Gesture Rebocho dinilai mencurigakan karena dianggap sudah mengantisipasi pergerakan lawan sebelum memutuskan untuk mengoper ke arah pertahanan sendiri.
"This is how Al Hilal scored the goal lmao Look at the corruption omg" tulis akun fan dalam unggahannya.
Selain aksi di lapangan, perhatian publik juga tertuju pada interaksi antara pemain dengan staf teknis tim setelah laga berakhir. Sebuah video amatir menangkap momen yang dianggap janggal saat ofisial tim merespons kesalahan pemain bertahan tersebut.
"‼️ Al Khaleej technical staff member gestures "money" while laughing at Pedro Rebocho mistake Even their own technical staff know whats going on" tambah akun tersebut dalam unggahan video lainnya.
Berkat tambahan tiga poin ini, Al Hilal kini mengoleksi 77 poin dan hanya terpaut dua angka dari Al Nassr yang dipimpin Cristiano Ronaldo di posisi pertama. Al Hilal memiliki keuntungan karena masih menyimpan satu pertandingan lebih banyak dibandingkan rivalnya tersebut.
Persaingan gelar juara semakin memanas mengingat kedua tim dijadwalkan bertemu dalam pertandingan langsung pada Rabu (13/5) dini hari WIB. Al Nassr sendiri memiliki peluang untuk memperlebar jarak kembali jika mampu mengalahkan Al Shabab pada laga Jumat (8/5) dini hari WIB.