Al-Qur'an Beri Obat Penawar Saat Beban Hidup Terasa Berat

Al-Qur'an Beri Obat Penawar Saat Beban Hidup Terasa Berat

Ujian hidup akan selalu datang menerpa setiap manusia sesuai dengan batas kesanggupan masing-masing. Ketika dinamika kehidupan mulai terasa menyesakkan, Al-Qur'an hadir sebagai penawar dan obat penenang bagi jiwa yang lelah.

Dilansir dari Detikcom, Allah SWT telah menjanjikan jalan keluar bagi setiap persoalan yang dihadapi hamba-Nya. Perlindungan dan pertolongan senantiasa terbuka bagi mereka yang mau mendekatkan diri.

Mengenai esensi ujian, Ibnu Atha'illah As-Sakandari dalam kitab Al-Hikam menjelaskan bahwa setiap persoalan yang mendatangi manusia sejatinya bertujuan agar manusia kembali bersandar kepada Allah SWT.

لَا تَرْفَعَنَّ إِلَى غَيْرِهِ حَاجَةٌ هُوَ مُوْرِدُهَا عَلَيْكَ ، فَكَيْفَ يَرْفَعُ غَيْرُهُ مَا كَانَ هُوَ لَهُ وَاضِعًا !؟ مَنْ لَا يَسْتَطِيعُ أَنْ يَرْفَعَ حَاجَةٍ عَنْ نَفْسِهِ فَكَيْفَ يَسْتَطِيعُ أَنْ يَكُوْنَ لَهَا عَنْ غَيْرِهِ رَافِعًا ؟

Artinya: "Jangan mengadukan musibah kepada selain Allah. Karena Allah semata yang menurunkannya. Bagaimana mungkin selain Allah dapat mengangkat musibah yang telah ditetapkan-Nya? Bagaimana mungkin orang yang tidak bisa mengangkat musibah dari dirinya sendiri bisa mengangkat musibah dari orang lain?"

Syekh Abdullah Asy-Syarqawi Al-Khalwati selaku pensyarah Al-Hikam menegaskan agar umat Islam tidak meminta penghapusan cobaan kepada selain Allah SWT. Sebab, Dialah yang menurunkan kemalangan tersebut dan Dialah Yang Maha Unggul tanpa tandingan.

Oleh karena itu, penyerahan diri secara total atas segala ketetapan hidup harus diarahkan hanya kepada Allah SWT. Umat muslim dapat merenungkan sejumlah janji Allah SWT di dalam Al-Qur'an kala situasi terasa menghimpit.

Berikut adalah beberapa penegasan Allah SWT yang tertuang dalam ayat-ayat suci untuk menguatkan hati manusia:

1. Beban Hidup yang Terukur

لَا يُكَلِّفُ اللّٰهُ نَفْسًا اِلَّا وُسْعَهَا ۗ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ ۗ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَآ اِنْ نَّسِيْنَآ اَوْ اَخْطَأْنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَآ اِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهٗ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِنَا ۚ رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖۚ وَاعْفُ CONNAۗ وَاغْفِرْ لَنَاۗ وَارْحَمْنَا ۗ اَنْتَ مَوْلٰىنَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكٰفِرِيْنَ ࣖ ٢٨٦

Artinya: "Allah tidak membebani seseorang, kecuali menurut kesanggupannya. Baginya ada sesuatu (pahala) dari (kebajikan) yang diusahakannya dan terhadapnya ada (pula) sesuatu (siksa) atas (kejahatan) yang diperbuatnya. (Mereka berdoa,) "Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami salah. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau bebani kami dengan beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Wahai Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tidak sanggup kami memikulnya. Maafkanlah kami, ampunilah kami, dan rahmatilah kami. Engkaulah pelindung kami. Maka, tolonglah kami dalam menghadapi kaum kafir." (QS Al-Baqarah: 286)

2. Kehadiran Kemudahan di Tengah Kesulitan

اِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًاۗ ٦

Artinya: "Sesungguhnya beserta kesulitan ada kemudahan." (QS Al-Insyirah: 6)

3. Kedekatan yang Melebihi Urat Nadi

وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْاِنْسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهٖ نَفْسُهٗ ۖوَنَحْنُ اَقْرَبُ اِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيْدِ ١٦

Artinya: "Sungguh, Kami benar-benar telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh dirinya. Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya." (QS Qaf: 16)

4. Jaminan Pengabulan Doa

وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌ ۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا Bِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ ١٨٦

Artinya: "Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Maka, hendaklah mereka memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran." (QS Al-Baqarah: 186)

5. Pengguguran Dosa Lewat Ujian

وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِّنَ الْخَوْفِ وَالْجُوْعِ وَنَقْصٍ مِّنَ الْاَمْوَالِ وَالْاَنْفُسِ وَالثَّمَرٰتِۗ وَبَشِّرِ الصّٰبِرِيْنَ ١٥٥

Artinya: "Kami pasti akan mengujimu dengan sedikit ketakutan dan kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Sampaikanlah (wahai Nabi Muhammad,) kabar gembira kepada orang-orang sabar," (QS Al-Baqarah: 155)

اَلَّذِيْنَ اِذَآ اَصَابَتْهُمْ mُّصِيْبَةٌ ۗ قَالُوْٓا اِنَّا لِلّٰهِ وَاِنَّآ اِلَيْهِ رٰجِعُوْنَۗ ١٥٦

Artinya: "(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan "Innā lillāhi wa innā ilaihi rāji'ūn" (sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya hanya kepada-Nya kami akan kembali). (QS Al-Baqarah: 156)

اُولٰۤىِٕكَ عَلَيْهِمْ صَلَوٰتٌ مِّنْ رَّبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ ۗوَاُولٰۤىِٕكَ هُمُ الْمُهْتَدُوْنَ ١٥٧

Artinya: "Mereka itulah yang memperoleh ampunan dan rahmat dari Tuhannya dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk." (QS Al-Baqarah: 157)

6. Kebersamaan Allah Beserta Orang Sabar

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ ۗ اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الصّٰبِرِيْنَ ١٥٣

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." (QS Al-Baqarah: 153)

7. Ganjaran Surga Atas Ketabahan

Artinya: "Dia memberikan balasan kepada mereka atas kesabarannya (berupa) surga dan (pakaian) sutra." (QS Al-Insan: 12)

8. Pahala Melimpah Tanpa Batas

قُلْ يٰعِبَادِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوْا رَبَّكُمْ ۗلِلَّذِيْنَ اَحْسَنُوْا فِيْ هٰذِهِ دُنْيَا حَسَنَةٌ ۗوَاَرْضُ اللّٰهِ وَاسِعَةٌ ۗاِنَّمَا يُوَفَّى الصّٰبِرُوْنَ اَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ ١٠

Artinya: "Katakanlah (Nabi Muhammad), "Wahai hamba-hamba-Ku yang beriman, bertakwalah kepada Tuhanmu." Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini akan memperoleh kebaikan. Bumi Allah itu luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa perhitungan." (QS A-Zumar: 10)

Artikel terkait

Rekomendasi