Petenis Filipina Alex Eala langsung menembus babak utama turnamen WTA 500 Strasbourg Open di Prancis untuk menghadapi wakil Ukraina Oleksandra Oliynykova pada Senin, 18 Mei 2026. Lulusan Rafa Nadal Academy berusia 20 tahun tersebut masuk ke babak utama setelah menggantikan mantan rekan ganda putrinya yang mendadak mundur.
Situs resmi Women's Tennis Association dan pihak penyelenggara mengonfirmasi bahwa Alex Eala mengambil alih tempat Hailey Baptiste dari Amerika Serikat yang mengundurkan diri pada hari Minggu. Berdasarkan laporan situs WTA yang dilansir oleh pojokpapua.id dan harianbasis.co, Eala awalnya dijadwalkan harus melewati fase kualifikasi dengan status sebagai petenis nomor satu dalam daftar kualifikasi.
Pertandingan babak 32 besar ini menjadi debut bagi Eala dan Oliynykova di Strasbourg Open, sekaligus turnamen kelima Eala di lapangan tanah liat sepanjang musim ini. Berdasarkan data peringkat live WTA, posisi Eala diproyeksikan naik dari peringkat 42 ke peringkat 38 dunia dengan total 1.340 poin setelah meraup tambahan 55 poin dari babak ketiga Italian Open di Roma, tempat ia sempat kalah dari Elena Rybakina.
Ajang di Strasbourg ini menjadi persiapan pamungkas bagi Eala sebelum melakoni penampilan keduanya di babak utama turnamen Grand Slam French Open yang akan bergulir dari 24 Mei hingga 7 Juni di Paris. Selain turun di nomor tunggal, Eala juga dijadwalkan tampil pada nomor ganda putri Grand Slam Roland Garros bersama bintang muda Kanada berusia 19 tahun, Victoria Mboko.
Jika berhasil melewati Oliynykova di laga perdana, Eala akan menghadapi tantangan berat di babak kedua karena harus bertemu pemenang dari laga sesama petenis Republik Ceko, yaitu Marie Bouzkova yang berperingkat 26 dunia atau Katerina Siniakova yang menempati peringkat 39 dunia. Sebelumnya, beberapa nama potensial yang diperkirakan bisa menjadi lawan Eala dari babak kualifikasi adalah Talia Gibson dari Australia atau Oksana Selekhmeteva dari Rusia.
Sebelum penampilannya di Strasbourg, Eala sempat membagikan pandangannya mengenai dinamika karier profesionalnya yang melesat sejak turnamen Miami Open musim lalu kepada media luar negeri, seperti dilaporkan ligaolahraga.com.
"Saya sudah cukup mengalami pasang surut. Saya belajar dari musim lalu bahwa ketika anda mengalami kekalahan yang buruk atau momen yang sulit, itu tidak seburuk yang terlihat. Dan ketika anda meraih kemenangan besar, itu juga tidak seindah kedenangannya," ujar Alex Eala.
Petenis kelahiran Quezon City ini menambahkan bahwa peningkatan level lawan yang ia hadapi di turnamen-turnamen besar memberikan tekanan dan tantangan yang jauh lebih tinggi.
"Saya bersyukur telah memiliki kesempatan untuk memainkan pertandingan-pertandingan hebat, memenangkan beberapa pertandingan penting, dan mengikuti turnamen-turnamen yang memukau.Tetapi, level lawan yang terus saya hadapi telah meningkat pesat dan itu benar-benar menantang," kata Alex Eala.
Ia juga menjelaskan fokus persiapannya musim ini yang bertumpu pada penguatan kondisi fisik, terutama untuk menghadapi karakteristik turnamen lapangan tanah liat.
"Musim ini saya telah banyak meningkatkan kondisi fisik saya dan saya berusaha mencapai titik di mana saya dapat memanfaatkan kondisi fisik tersebut. Saya pikir clay-court adalah tempat terbaik untuk melakukannya," tutur Alex Eala.
Meskipun penampilannya kini menjadi fenomena dan mendapat banyak perhatian dari para pendukung di negara asalnya, Filipina, Eala menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan dan fokus personal dalam mengejar impian profesionalnya.
"Saya ingin membalas semua dukungan yang mereka berikan, tetapi kewajiban pertama saya adalah kepada diri saya sendiri. Ini adalah jalan saya. Saya sangat bersyukur bahwa semua orang ini ingin bergabung dengan saya dalam perjalanan ini, tetapi saya berhutang budi terlebih dahulu kepada diri saya sendiri, keluarga saya, dan tim saya. Saya harus memberikan segalanya untuk mereka dan kemudian sisanya akan datang," jelas Alex Eala.
Eala menutup pernyataannya dengan mengungkapkan rasa bangga atas pencapaian kariernya sejauh ini di dunia tenis internasional.
"Saya mencoba menemukan cara yang paling sehat untuk menghadapi semua ini, karena saya merasa banyak hal yang bisa salah, tetapi pada saat yang sama, ini semua tentang keseimbangan. Ini menjadi hal besar ketika saya menginginkannya, tetapi pada akhir saya bisa melakukan apa yang saya cintai. Saya telah menempuh perjalanan panjang dan saya sangat bangga pada diri saya sendiri," pungkas Alex Eala.
Berdasarkan data terkini dari rakyatpos.id, pertandingan babak 32 besar Strasbourg Open 2026 antara Alex Eala melawan Oleksandra Oliynykova dijadwalkan berlangsung pada pukul 20:20 waktu setempat dengan Eala memenangkan undian untuk melakukan servis pertama.