Alexander Zverev Menembus Babak Final French Open 2026

Alexander Zverev Menembus Babak Final French Open 2026

Alexander Zverev sukses mengamankan tiket menuju partai puncak Grand Slam untuk keempat kali sepanjang kariernya. Prestasi ini diraih setelah petenis asal Jerman tersebut memenangi laga sengit di babak semifinal.

Dilansir dari Detik Sport, Zverev mengunci tempat di final tunggal putra French Open 2026 setelah menundukkan Jakub Mensik dari Republik Ceko. Duel yang berlangsung di Roland Garros pada Sabtu (5/6) tersebut selesai dengan skor 7-5 6-2 3-6 6-3 dalam waktu 181 menit.

Babak final kali ini menjadi pencapaian kedua Zverev di French Open setelah musim 2024. Pada edisi tersebut, langkahnya merebut gelar juara digagalkan oleh Carlos Alcaraz dalam pertandingan lima set.

Zverev juga tercatat pernah menelan kekalahan pada dua laga final Grand Slam lainnya. Ia takluk dari Dominic Thiem di US Open 2020 serta menyerah di tangan Jannik Sinner pada Australian Open 2025.

Pada partai puncak kali ini, Zverev lebih diunggulkan untuk memenangi pertandingan. Carlos Alcaraz harus absen akibat cedera, sementara Jannik Sinner dan Novak Djokovic sudah tersingkir pada pekan pertama turnamen.

Lawan yang akan dihadapi Zverev adalah Flavio Cobolli, petenis asal Italia yang menempati posisi unggulan ke-10. Cobolli melaju ke final setelah lawannya, Matteo Arnaldi, memutuskan mundur dari kompetisi karena sakit virus.

Situasi tersebut membuat Zverev menghadapi tekanan besar untuk menang, namun ia berupaya menjaga ketenangannya. Terlebih lagi, Cobolli merupakan salah satu sahabatnya.

"Bagi saya, dia hanyalah orang yang baik," kata Zverev tentang Cobolli, dikutip tennis.com. "Dia memiliki hati yang baik. Dia sangat lucu jika Anda mengenalnya."

"Saat Anda bermain di final Grand Slam... itu berarti Anda telah mencapai tahap terbaik dalam tenis. Anda telah mencapai tahap tertinggi dalam tenis, dan tentu saja menyenangkan untuk berbagi momen itu."

"Satu-satunya hal yang dapat saya kendalikan adalah bermain tenis dengan baik. Maksud saya, saya akan mencoba menunjukkan level saya. Saya akan mencoba melakukan hal yang benar. Itu satu-satunya hal yang penting bagi saya," jelas petenis 29 tahun itu.

Di sisi lain, laga ini menjadi final Grand Slam perdana bagi Flavio Cobolli. Meski berpeluang menjadi petenis Italia pertama yang menjuarai French Open dalam 50 tahun terakhir, Cobolli merasa kurang nyaman dengan cara kelolosannya.

"Sulit bagi saya untuk berbicara. Saat dia (Arnaldi) datang kepada saya (dan memberi tahu keputusan untuk mundur), saya hampir menangis. Saya sama sekali tidak menyangka," ujar Cobolli, dikutip The Guardian.

"Saya sangat sedih untuknya, tetapi pada saat yang sama saya sangat senang dengan hasil saya pekan ini. Matteo adalah inspirasi besar, saya mendoakan yang terbaik untuknya."

"(Soal waktu rehat lebih banyak) terkadang membantu, terkadang tidak. Saya memiliki hampir empat hari libur, itu banyak, Anda kehilangan ritme, namun saya berlatih dengan baik, saya pikir saya akan siap untuk final dan saya tahu saya akan segar. Mungkin akan membantu, mungkin tidak," tegasnya.

Pertandingan final tunggal putra French Open 2026 antara Alexander Zverev melawan Flavio Cobolli dijadwalkan berlangsung pada Minggu (7/6).

Artikel terkait

Rekomendasi