Alexia Putellas Resmi Tinggalkan FC Barcelona Femeni setelah 14 Tahun

Alexia Putellas Resmi Tinggalkan FC Barcelona Femeni setelah 14 Tahun

Gelandang FC Barcelona Femeni Alexia Putellas resmi mengakhiri kebersamaannya selama 14 tahun bersama klub Spanyol tersebut pada Rabu (27/5/2026) waktu setempat. Acara perpisahan emosional diselenggarakan sebelum pertandingan terakhir Liga F musim ini melawan Real Sociedad Femenino di Stadion Camp Nou, seperti dilansir dari Detik Sport.

Pertandingan penutup tersebut berakhir dengan kemenangan Barcelona 2-1 atas Real Sociedad Femenino. Sesi penghormatan khusus dari pihak klub beserta rekan-rekan setim kemudian diberikan kepada Putellas yang sempat meneteskan air mata saat menyampaikan pidato perpisahan di hadapan para pendukung.

"Hari ini luar biasa dan penuh emosi. Sekarang giliran saya untuk mengucapkan selamat tinggal dan berterima kasih," kata Putellas seperti dilansir ESPN.

Pemain yang telah meraih dua penghargaan Ballon d'Or putri tersebut menegaskan komitmen yang telah ia berikan selama membela tim Catalan. Dedikasi tersebut diberikan untuk menjaga standar tinggi yang telah dicapai oleh klub selama ini.

"Saya selalu mencoba memberikan yang terbaik untuk kalian semua. Saya memberikan segalanya yang saya miliki. Saya mencoba menaikkan standar agar apa yang sudah kami capai bisa terus berlanjut. Saya sangat mencintai kalian semua atas apa yang sudah kalian berikan kepada saya, baik sebagai seorang individu maupun pemain," ujar Putellas.

Pemain berusia 32 tahun itu mencatatkan sejarah besar bersama Barcelona dengan mengoleksi 507 pertandingan, 232 gol, dan 38 trofi. Kepergian sang gelandang sekaligus menandai berakhirnya sebuah era keemasan bagi tim sepak bola putri Barcelona dalam satu dekade terakhir.

Trofi terakhir dipersembahkan oleh Putellas pada pekan lalu di Oslo saat Barcelona menaklukkan Paris Saint-Germain Féminine untuk merebut gelar Liga Champions Putri. Keberhasilan tersebut menjadi gelar Liga Champions Wanita keempat yang diraih Barcelona dalam enam musim terakhir.

"Saya tidak bisa menunjuk satu alasan tertentu karena ada banyak hal yang terlibat. Ini adalah keputusan paling penting dalam hidup saya," ujar Putellas.

Putellas menambahkan bahwa standar tinggi yang ia tetapkan untuk dirinya sendiri secara profesional maupun emosional turut melandasi keputusan ini. Hubungan mendalam antara Barcelona dengan dirinya beserta keluarga membuat keputusan hengkang menjadi hal yang sangat berat.

"Karena standar tinggi yang saya tuntut dari diri saya sendiri, baik secara profesional maupun emosional, dan karena Barca sangat berarti bagi saya dan keluarga saya. Saya merasa semua yang sudah saya acapai di sini justru akan berkurang nilainya jika saya tetap bertahan," kata Putellas.

Momen keberhasilan meraih gelar juara di Oslo diakui menjadi waktu yang paling tepat baginya untuk memantapkan langkah pergi. Putellas merasa atmosfer emosional saat mengangkat trofi tersebut merupakan penutup karier yang sempurna di Barcelona.

"Mengangkat trofi di Oslo terasa seperti momen yang sempurna. Saya merasakannya saat itu," tutur Putellas.

Seusai laga perpisahan di Camp Nou, rekan-rekan setim langsung mengangkat Putellas ke udara di tengah perayaan yang mengharukan. Gelandang asal Spanyol tersebut kemudian mengajak seluruh penonton di stadion untuk menyanyikan chant favorit para suporter klub.

"Saya tidak ingin ini menjadi momen yang sedih. Karena itu saya ingin bernyanyi bersama kalian semua," kata Putellas.

Hingga saat ini, Putellas mengaku belum menentukan pelabuhan baru untuk kelanjutan karier sepak bolanya. Beberapa klub internasional dilaporkan mulai dikaitkan dengan tanda tangan pemain berpengalaman tersebut.

Klub divisi Championship Inggris, London City Lionesses, saat ini mencuat sebagai salah satu kandidat kuat sebagai tujuan Putellas berikutnya. Selain klub Inggris tersebut, minat juga datang dari sejumlah klub National Women's Soccer League, Liga Meksiko, serta Paris Saint-Germain Féminine.

Artikel terkait

Rekomendasi