Gelandang legendaris Alexia Putellas mengumumkan keputusan untuk meninggalkan Barcelona setelah mengabdi selama 14 musim di klub Catalan tersebut pada Rabu, 27 Mei 2026. Pengumuman ini memicu pergerakan dari klub Inggris, London City Lionesses, yang dilaporkan berada di posisi terdepan untuk merekrut peraih dua gelar Ballon d'Or tersebut.
Keputusan hengkang ini diambil setelah Putellas memimpin Barcelona meraih trofi Champions League keempat mereka dengan mengalahkan Olympique Lyon 4-0 di Oslo. Selama berkarier di Barcelona sejak bergabung dari Levante pada 2012 saat berusia 18 tahun, pemain berusia 32 tahun itu telah mencatatkan 507 penampilan resmi dan mengoleksi rekor klub dengan 232 gol, serta memenangkan total 38 trofi termasuk 10 gelar liga.
Acara perpisahan dan penghormatan untuk kapten tim ini diselenggarakan pada Rabu pagi di Spotify Camp Nou yang dipimpin oleh Rafa Yuste dan Joan Laporta, disusul laga kandang terakhirnya melawan Real Sociedad di Estadi Johan Cruyff. Putellas, yang juga sukses memenangkan Piala Dunia 2023 bersama timnas Spanyol, kini santer dikaitkan dengan London City Lionesses, klub independen milik miliarder Michele Kang yang berambisi menembus tiga besar WSL.
Melalui media sosial Instagram, Putellas mengungkapkan perasaannya mengenai akhir perjalanannya bersama klub masa kecilnya tersebut.
"I said I wanted the final moment to come when I was at my best, giving everything and with 100 percent energy," kata Alexia Putellas, Kapten Barcelona.
Ia menambahkan bahwa pencapaian tim wanita Barcelona saat ini telah melampaui apa yang pernah dibayangkan sebelumnya.
"That's it, now it's time. It has been a perfect story... [At six years old] I only saw men playing in the stadium and it would never have occurred to me that one day, in that very same place, more than 90,000 cules [Barcelona fans] would be shouting my name. We have taken the women's team further than we ever could have imagined," ujar Alexia Putellas, Kapten Barcelona.
Dilansir dari BBC dan The Guardian, London City Lionesses telah menjalin komunikasi selama beberapa bulan dan siap menawarkan gaji besar demi merekrut Putellas. Kehadiran pelatih asal Spanyol Eder Maestre, serta keberadaan mantan rekan setimnya seperti Jana Fernandez dan rumor bergabungnya Mapi Leon, menjadi daya tarik kuat bagi Putellas untuk pindah ke Inggris.