Pelatih Timnas Brasil Carlo Ancelotti merombak strategi lini depan dengan menerapkan formula baru menjelang pertandingan persahabatan terakhir melawan Mesir di Huntington Bank Field, Cleveland, Amerika Serikat, pada Sabtu malam waktu setempat.
Langkah eksperimen taktis ini diambil sebagai persiapan final sebelum Selecao memulai kampanye mereka di grup C Piala Dunia 2026 melawan Maroko.
Ancelotti memastikan bakal menurunkan Lucas Paqueta dan Igor Thiago sejak menit pertama setelah keduanya tampil impresif dengan mencetak gol saat Brasil mengalahkan Panama 6-2 pada akhir pekan lalu.
Douglas Santos juga dikonfirmasi akan mengisi posisi bek kiri utama, sementara penjaga gawang Weverton dijadwalkan tampil pada babak kedua untuk menggantikan posisi starter.
Di sisi lain, bek tengah Gabriel Magalhaes dipastikan absen dalam laga uji coba ini akibat mengalami kelelahan fisik yang cukup berat pasca bertanding di final Liga Champions bersama Arsenal.
Ancelotti menyatakan bahwa pertandingan melawan Mesir menjadi kesempatan pamungkas bagi tim pelatih untuk menguji kedalaman skuad serta melihat variasi lain yang bisa ditawarkan oleh Paqueta di lini tengah.
"Saya memanfaatkan pertandingan terakhir ini untuk melakukan uji coba karena, setelah ini, uji coba akan menjadi jauh lebih sulit." kata Ancelotti seperti dikutip dari Goal.
Keputusan merotasi pemain ini juga dipengaruhi oleh kondisi fisik punggawa Brasil yang beragam setelah melewati musim kompetisi domestik yang panjang.
"Paqueta penting bagi kami karena ia membawa karakteristik yang berbeda dibandingkan gelandang-gelandang kami yang lain. Saya ingin menguji Paqueta, serta Igor Thiago, untuk mencari opsi lain. Sistem dengan empat pemain di lini depan sudah cukup mapan, tetapi saya ingin mencoba opsi lain dalam uji coba terakhir ini." ujar Ancelotti.
Tim pelatih Brasil berencana melakukan manajemen beban kerja secara ketat dengan melakukan sebelas pergantian pemain di babak kedua agar seluruh skuad mendapatkan menit bermain.
"Ini adalah pertandingan terakhir untuk melakukan uji coba. Paqueta adalah pemain penting bagi kami karena ia memiliki karakteristik yang berbeda dari gelandang lainnya. Saya ingin mengujinya bersama Igor Thiago besok. Saya ingin melihat alternatif baru dalam ujian final ini," kata Ancelotti dalam konferensi pers di New Jersey yang dilansir Media Indonesia.
Selain fokus pada taktik tim, perhatian Brasil juga tertuju pada kondisi kebugaran Neymar yang sedang menjalani pemulihan cedera betis kanan sejak pertengahan Mei lalu.
"Besok kami akan melakukan 11 pergantian pemain di babak kedua. Semua pemain akan mendapatkan menit bermain." jelas Ancelotti.
Neymar saat ini masih berada di markas tim New Jersey untuk fokus pada fisioterapi dan latihan individu, sehingga dipastikan melewatkan pertandingan melawan Mesir.
"Saya rasa situasinya sangat jelas... (Neymar) sedang menjalani latihan individu dengan sangat baik. Setelah akhir pekan ini, ia akan menjalani pemeriksaan MRI, dan jika semuanya berjalan lancar, ia bisa berlatih bersama skuad pada pekan depan." papar Ancelotti terkait protokol medis sang bintang.
Pemeriksaan medis berupa pemindaian MRI dijadwalkan berlangsung pada hari Senin untuk menentukan kapan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil itu bisa bergabung dalam latihan penuh.
"Saya rasa situasinya cukup jelas. Dia sudah menjalankan tugasnya dengan sangat baik. Setelah akhir pekan, dia akan menjalani pemindaian dan jika segalanya berjalan lancar, dia akan berlatih dengan skuad pekan depan," kata Ancelotti seperti dikutip dari ESPN melalui Detikcom.
Setelah merampungkan pertandingan persahabatan melawan Mesir, skuad Brasil akan langsung fokus mempersiapkan diri menghadapi laga pembuka Grup C Piala Dunia 2026.