Manajer Bournemouth Andoni Iraola bertekad membawa timnya mengamankan poin krusial saat menjamu Manchester City dalam laga pekan ke-37 Liga Inggris 2025-2026 di Stadion Vitality pada Rabu (20/5/2026) pukul 01.30 WIB.
Pertandingan ini menjadi sangat krusial bagi kedua tim karena Manchester City membutuhkan kemenangan demi menjaga peluang juara, sedangkan Bournemouth memerlukan poin untuk mengamankan tiket ke kompetisi Eropa, seperti dilansir dari Bola.
Bournemouth saat ini menempati peringkat keenam klasemen dengan raihan 55 poin, unggul empat angka dari Sunderland di posisi kesembilan, sehingga satu poin tambahan akan menyegel posisi mereka di zona Liga Konferensi Eropa.
Iraola memastikan kondisi seluruh anak asuhnya dalam keadaan siap tempur demi mewujudkan target meraih poin minimal dalam pertandingan kandang tersebut.
"Kami hanya butuh satu poin lagi - saya rasa kami sudah siap...semua orang ingin berjuang dan semua orang ingin bermain," ujar Iraola.
Tuan rumah juga masih memiliki peluang matematis untuk menembus zona Liga Champions apabila mampu menyapu bersih dua laga tersisa dengan kemenangan, sembari berharap Liverpool menelan kekalahan pada pekan pamungkas.
"Kami sudah dekat, tetapi kami masih belum meraihnya. Kami membutuhkan satu poin lagi, tetapi itu tidak akan mudah."
"[Manchester] City sedang dalam performa bagus setelah meraih trofi dan mereka juga berjuang untuk gelar liga, tetapi kami siap," kata Iraola.
Laga ini sekaligus menjadi momen perpisahan emosional bagi pelatih asal Spanyol tersebut yang telah memutuskan untuk meninggalkan klub pada akhir musim nanti setelah melewati tiga tahun masa bakti.
"Setelah tiga musim yang indah ini di mana saya sangat menikmatinya, mengakhiri musim dengan kualifikasi Eropa akan menjadi hal yang luar biasa."
"Kami memiliki begitu banyak momen bagus sehingga ini akan menjadi spesial," tutur Iraola.
Meskipun menyadari besarnya tekanan dan kualitas tim tamu, sang manajer memilih untuk mengalihkan fokus sepenuhnya pada taktik pertandingan ketimbang larut dalam atmosfer perpisahan.
"Karena pertandingannya sangat sulit, dan Anda harus mempersiapkan diri dengan sangat baik dan saya memikirkan begitu banyak hal, saya tidak memikirkan sisi emosional dari pertandingan terakhir saya."
"Tapi, saya pikir di akhir pertandingan besok akan menjadi momen yang sulit," jelas Iraola.