Performa Liverpool sepanjang Premier League musim 2025/26 berjalan di luar ekspektasi. Pemain belakang Liverpool, Andy Robertson, memberikan pengakuan jujur bahwa timnya kerap menjadi lawan yang terlalu mudah ditundukkan.
Seperti dilansir dari Detik Sport, The Reds justru tampil terseok-seok setelah berhasil meraih gelar juara pada musim lalu. Skuad asuhan Arne Slot ini tercatat sudah menderita 12 kekalahan, memetik 17 kemenangan, serta delapan hasil imbang dari 37 pertandingan yang telah dijalani.
Lini pertahanan mereka juga menjadi sorotan tajam setelah kebobolan sebanyak 52 gol. Saat ini, Liverpool tertahan di peringkat kelima klasemen sementara Liga Inggris dengan mengoleksi 59 poin.
Liverpool kini masih membutuhkan tambahan satu poin lagi demi mengamankan posisi lima besar. Hasil tersebut menjadi syarat mutlak untuk memastikan tiket lolos ke Liga Champions pada musim depan.
Robertson yang dijadwalkan bakal meninggalkan Anfield pada akhir musim ini tetap menyuarakan rasa optimis. Dirinya meyakini bahwa mantan rekan-rekannya memiliki kemampuan untuk bangkit kembali pada musim mendatang.
"Kami sudah mencoba mencari konsistensi, kami sudah mencoba mencari jawaban musim ini dan kami belum berhasil menemukannya," ujar Robertson seperti dilansir ESPN.
"Dan kami terlalu mudah dikalahkan. Tidak ada yang bisa menyangkalnya, tapi untuk masa depan Liverpool saya percaya mereka punya lebih dari cukup di ruang ganti itu untuk meraih lebih banyak lagi. Itulah yang saya inginkan, itulah yang klub inginkan, itulah yang semua orang inginkan."
"Saya percaya mereka bisa sukses lagi dan saya harap itu terjadi musim ini dan kemudian saya mungkin akan menambah satu atau dua trofi lagi ke lemari trofi yang sudah cukup mengesankan. Tapi itu tidak terjadi dan musim depan saya kira mereka akan kembali lagi," katanya.