Antoine Semenyo Tekad Buktikan Kualitas Ghana di Piala Dunia 2026

Antoine Semenyo Tekad Buktikan Kualitas Ghana di Piala Dunia 2026

Penyerang Timnas Ghana Antoine Semenyo memiliki motivasi besar menjelang bergulirnya Piala Dunia FIFA 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Kompetisi sepak bola tertinggi dunia ini dijadwalkan berlangsung mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Dikutip dari Suara melalui laman resmi FIFA, Ghana masuk dalam Grup L bersama tim-tim kuat seperti Inggris, Kroasia, dan Panama. Semenyo bertekad menunjukkan bahwa negaranya memiliki kapasitas untuk bersaing di level tertinggi.

"I ingin menunjukkan bahwa kami adalah negara top, kami bisa bermain bersama, dan kami bisa mengalahkan semua tim top," kata Semenyo.

Pemain sayap yang merumput bersama Manchester City tersebut menganggap persaingan di fase grup sebagai hal yang lumrah. Menghadapi rekan-rekannya dari Liga Inggris justru memicu motivasi Semenyo untuk unjuk gigi.

"Saya rasa persaingan grup tidak akan mengubah apa pun bagi saya, tetapi saya tahu bermain melawan teman-teman saya di Liga Inggris, saya ingin membuktikan kemampuan saya," ujarnya.

Skuat Ghana tercatat melakukan banyak pembenahan setelah sempat gagal menembus Piala Afrika 2025. Perbaikan performa tersebut terbukti berhasil membawa mereka lolos ke putaran final Piala Dunia 2026.

Semenyo menegaskan bahwa kehadiran timnya di turnamen kali ini bukan sekadar untuk menjadi pelengkap kompetisi.

"Bagi kami, kami bisa bersaing dengan tim-tim ini. Ini hanya tentang memenangkan pertandingan, bersenang-senang, dan menunjukkan kepada bangsa Ghana apa yang bisa kami lakukan," kata Semenyo.

Faktor pendukung utama kekuatan Ghana saat ini terletak pada besarnya dukungan masyarakat serta atmosfer positif di internal tim. Staf pelatih, manajemen, hingga para pemain disebut memiliki kepercayaan diri yang tinggi.

Dari segi teknis, Semenyo menilai Ghana mempunyai komposisi yang solid, baik pada lini serang maupun sektor pertahanan.

"Kami memiliki banyak talenta menyerang dan insting mencetak gol. Banyak pemain hanya ingin berada di posisi yang tepat, melepaskan tembakan, dan mencetak gol."

Sektor lini belakang juga mendapat perhatian demi membangun kekuatan kolektif yang kokoh selama turnamen berlangsung.

"Secara defensif kami juga solid. Kami bekerja sama sebagai sebuah tim," tambahnya.

Artikel terkait

Rekomendasi