Aparat kepolisian memperketat pemeriksaan di pintu masuk Antalya hingga menyebabkan gelombang suporter Trabzonspor tertahan menjelang laga final Piala Turki Ziraat melawan TÜMOSAN Konyaspor pada Kamis, 22 Mei 2026. Prosedur keamanan intensif ini memicu tumpukan antrean panjang dan memaksa sejumlah pendukung mencari jalur alternatif menuju area stadion.
Kondisi di pos pemeriksaan tersebut memicu sorotan luas di media sosial setelah rekaman video memperlihatkan para suporter berjalan kaki menembus kawasan hutan demi menghindari penundaan. Langkah pemeriksaan ketat ini diterapkan oleh otoritas setempat sebagai bagian dari prosedur wajib pengamanan untuk pertandingan yang dikategorikan berisiko tinggi.
Kekecewaan mendalam disampaikan oleh kelompok pendukung Trabzonspor yang merasa durasi pemeriksaan berjalan terlalu lama hingga menguras fisik para penggemar yang datang dari luar kota.
"Kami sudah menempuh perjalanan berjam-jam untuk datang ke Antalya. Menunggu terlalu lama di pintu masuk kota membuat para suporter kelelahan," tulis salah satu akun pendukung Trabzonspor di media sosial.
Pihak perwakilan suporter kemudian menegaskan bahwa tindakan restriktif dari kepolisian ini dinilai berlebihan karena hubungan antarkelompok pendukung Trabzonspor dan Konyaspor sejauh ini berada dalam kondisi yang sangat kondusif tanpa ada indikasi gesekan. Kendati sempat diwarnai keluhan dari para penggemar di pos pemeriksaan, rangkaian pertandingan perebutan trofi domestik ini tetap dilangsungkan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan panitia.