Raksasa teknologi Apple dilaporkan tetap melanjutkan proyek pengembangan perangkat iPad lipat. Kabar ini menepis rumor sebelumnya yang menyebutkan bahwa proyek gawai foldable berlayar besar tersebut telah dihentikan.
Perangkat lipat dengan layar fleksibel ini berpotensi mengadopsi teknologi yang serupa dengan iPhone lipat generasi pertama. Desain komponen hardware seperti engsel kemungkinan akan berbagi basis dengan gawai yang sementara ini dinamai iPhone Ultra.
Seperti dilansir dari Medcom, Apple diprediksi memprioritaskan peluncuran foldable iPhone terlebih dahulu pada tahun 2026. Sementara itu, perangkat iPad lipat baru akan menyusul dan berpeluang hadir sekitar tahun 2028 atau 2029.
Pengembangan gawai foldable berukuran besar ini sempat menghadapi kendala teknis yang cukup rumit. Masalah daya tahan engsel, kompleksitas desain, dan bekas lipatan atau crease menjadi alasan proyek ini sempat tertunda pada pertengahan tahun 2025.
Untuk mengatasi kelemahan visual pada layar lipat, Apple kini merancang kombinasi teknologi baru. Perusahaan tersebut menguji sistem perekatan khusus, engsel mutakhir, dan komponen ultra-thin glass demi menghasilkan permukaan yang minim bekas lipatan.
Potensi Spesifikasi dan Kategori Hybrid Baru
Analis memperkirakan perangkat ini mengusung dimensi layar sekitar 18 inci hingga 20 inci saat dibuka penuh. Ukuran tersebut membuat perangkat berfungsi sebagai perpaduan antara komputer jinjing portabel dan tablet.
Apple juga dikabarkan tengah menguji integrasi teknologi under-display Face ID. Fitur ini memungkinkan sensor pemindai wajah tersembunyi di bawah panel tanpa memotong area tampilan visual layar.
Hingga kini belum ada kepastian mengenai sistem operasi yang akan disematkan, apakah akan menggunakan iPadOS atau macOS. Produk eksperimental ini dinilai berpotensi menjadi kategori hybrid baru yang menggabungkan fungsi laptop tanpa memerlukan keyboard fisik permanen.