Sistem operasi iOS 26.5 resmi meluncur secara publik di Indonesia pada Selasa, 12 Mei 2026, setelah melewati masa pengujian beta selama enam minggu oleh pihak Apple. Pembaruan ini mengintegrasikan dukungan enkripsi ujung-ke-ujung pada pesan Rich Communication Services (RCS) guna memperkuat keamanan komunikasi antarperangkat.
Fitur keamanan terbaru tersebut saat ini masih berstatus versi beta namun sudah dapat diaktifkan oleh pengguna melalui menu pengaturan pesan. Berdasarkan laporan CNBC Indonesia, enkripsi ini memungkinkan pengiriman pesan yang lebih privat, menyerupai standar keamanan yang sebelumnya telah tersedia pada perangkat Android.
Tiga operator seluler besar di Indonesia, yakni Indosat Ooredoo Hutchison, Telkomsel, dan XLSMART, tercatat sudah mendukung pembaruan ini. Integrasi tersebut mencakup berbagai kemampuan layanan mulai dari konektivitas 5G, FaceTime melalui jaringan seluler, hingga fitur VoLTE dan personal hotspot.
Meskipun nama operator telah terdaftar dalam laman dukungan resmi, ketersediaan fitur mungkin tidak dirasakan secara serentak oleh seluruh pelanggan. Laman 9to5Mac menjelaskan bahwa aktivasi fitur akan dilakukan secara otomatis bagi percakapan baru yang mendukung protokol tersebut seiring dengan proses peluncuran.
Protokol RCS sendiri diposisikan sebagai teknologi pengganti SMS dan MMS konvensional yang mengandalkan koneksi antaroperator atau seluler. Layanan ini menawarkan fungsionalitas modern seperti obrolan grup serta pengiriman file gambar, video, dan klip audio dalam resolusi tinggi tanpa kompresi berlebih.
Apple turut menyertakan perubahan antarmuka pada aplikasi Messages untuk menandai aktifnya sistem keamanan ini. Indikator berupa ikon gembok akan muncul di bagian atas ruang obrolan sebagai penanda bahwa percakapan tersebut telah dilindungi oleh enkripsi ujung-ke-ujung RCS.
Penanda visual ikon gembok ini tidak hanya muncul bagi pengguna iPhone, tetapi juga akan terlihat oleh pengguna Android yang terlibat dalam percakapan tersebut. Hal ini berfungsi sebagai metode verifikasi bagi pengguna untuk memastikan bahwa fitur enkripsi telah aktif sepenuhnya pada perangkat dan operator masing-masing.