Masa depan lini headset mixed reality Apple kini menjadi sorotan. Perusahaan raksasa teknologi ini dilaporkan berpotensi menghentikan atau menunda pengembangan seluruh generasi penerus langsung dari Vision Pro.
Seperti dilansir dari Medcom, Apple kini sedang melakukan peninjauan ulang terhadap strategi perangkat mixed reality milik mereka. Informasi ini pertama kali mengemuka berdasarkan laporan dari Phone Arena.
Sejumlah sumber industri menyatakan bahwa Apple mulai mengalihkan fokus utamanya. Mereka kini beralih dari pengembangan Vision Pro generasi baru menuju perangkat yang lebih ringan, seperti kacamata pintar berbasis kecerdasan buatan (AI).
Di tengah rumor penundaan tersebut, spekulasi lain justru muncul setelah beredarnya foto komponen baru di internet. Komponen yang diduga kuat milik Vision Pro versi baru ini menampilkan warna hitam yang belum pernah dirilis sebelumnya.
Foto tersebut dibagikan oleh seorang pengembang asal Hong Kong dengan nama akun LusiRoy8 atau pipfix. Bocoran tersebut memperlihatkan sejumlah komponen audio serta head strap dengan warna gelap yang berbeda dari versi pasaran saat ini.
Gambar yang beredar tidak hanya menampilkan prototipe tunggal. Salah satu foto menunjukkan komponen berwarna hitam tersebut tersusun rapi dalam jumlah besar di dalam kemasan produksi.
Uji Coba Warna Gelap Sejak Tahun 2025
Kondisi ini memicu dugaan bahwa perangkat tersebut mungkin telah masuk ke tahap manufaktur massal, bukan sekadar uji coba internal. Rumor mengenai varian gelap ini sebenarnya sudah terdengar sejak tahun 2025.
Kala itu, Apple dikabarkan tengah menguji opsi warna hitam dan biru tua. Meski demikian, hingga saat ini perusahaan bentukan Steve Jobs tersebut hanya memasarkan Vision Pro dalam satu pilihan warna terang.
Kehadiran komponen hitam ini belum tentu menjadi tanda lahirnya generasi kedua Vision Pro. Sejumlah pengamat menilai Apple kemungkinan hanya menyiapkan penyegaran produk terbatas melalui opsi warna baru, mirip dengan strategi pada lini gawai mereka lainnya.
Fokus Strategis pada Wearable AI Praktis
Laporan mengenai penghentian proyek Vision Pro masa depan sejauh ini belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak Apple. Sumber industri menyebut perusahaan lebih memprioritaskan kacamata pintar yang praktis untuk mobilitas harian.
Produk kacamata AI yang lebih ringan tersebut diproyeksikan menjadi ujung tombak Apple dalam beberapa tahun ke depan. Langkah strategis ini diambil guna merebut pasar perangkat wearable berbasis kecerdasan buatan.
Jika kabar penundaan ini akurat, Vision Pro versi pertama akan menjadi satu-satunya headset mixed reality premium Apple dalam periode yang cukup lama. Namun, kemunculan komponen hitam membuktikan Apple masih terus mengeksplorasi gawai tersebut.
Hingga saat ini, seluruh kabar mengenai pengalihan fokus maupun varian warna baru ini masih berstatus sebagai rumor industri. Apple belum memberikan pernyataan resmi terkait masa depan lini Vision Pro mereka.