Aprilia Racing Dominasi MotoGP Italia 2026 Melalui Bezzecchi dan Martin

Aprilia Racing Dominasi MotoGP Italia 2026 Melalui Bezzecchi dan Martin

Tim pabrikan Aprilia Racing mencatatkan dominasi sejarah baru pada seri balapan MotoGP Italia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mugello. Dilansir dari Otorider, pembalap tuan rumah Marco Bezzecchi sukses merebut kemenangan perdananya di sirkuit tersebut, sementara rekan setimnya Jorge Martin menyusul di posisi kedua.

Hasil balapan ini memecahkan sejumlah rekor penting bagi pabrikan asal Noale tersebut sepanjang musim 2026. Keberhasilan finis di posisi satu-dua di Mugello menjadi pencapaian kelima bagi duo pembalap pabrikan Aprilia di kelas utama MotoGP.

Marco Bezzecchi mengawali perlombaan dari posisi pertama dan berhasil mempertahankan ritme kompetitifnya sebelum mengambil alih posisi terdepan pada lap ke-14. Kemenangan ini merupakan podium pertama Bezzecchi di Mugello sekaligus kemenangan ke-10 sepanjang kariernya di kelas utama.

Pencapaian tersebut terasa kian istimewa karena seluruh kemenangan itu diraih di 10 sirkuit yang berbeda. Rekor unik ini membuat nama Bezzecchi kini sejajar dengan deretan legenda balap dunia seperti Wayne Gardner, Freddie Spencer, dan Casey Stoner.

Hasil di Mugello juga menandai kemenangan keempat Bezzecchi pada musim ini dan menjadi podium ke-24 dirinya di kelas premier. Momen podium utama di hadapan publik sendiri diakui sang pembalap sebagai perwujudan impian masa kecilnya.

"Kemenangan di Mugello terasa luar biasa, sebuah mimpi yang saya miliki sejak kecil. Saya selalu datang ke sini bersama ayah, ibu, dan saudara perempuan saya untuk menonton MotoGP," ujar Bezzecchi.

Pembalap asal Italia itu juga menambahkan bahwa kemenangan di Mugello memberikan emosi tersendiri karena diraih di depan para penggemar Italia. Kesuksesan Aprilia semakin lengkap setelah Jorge Martin finis tepat di belakang Bezzecchi.

Jorge Martin mengamankan podium kedua setelah melakukan start yang apik dan konsisten mempertahankan kecepatan motornya. Pembalap asal Spanyol ini sebelumnya juga mencatatkan performa gemilang dengan menduduki peringkat kedua pada sesi Sprint Race.

"Saya sangat bahagia untuk Aprilia dan juga untuk Marco. Melihat begitu banyak penggemar di bawah podium merupakan pemandangan yang luar biasa," kata Martin.

Meskipun sempat menghadapi beberapa kendala teknis di lintasan, Martin menyatakan bahwa motor RS-GP26 miliknya berfungsi dengan sangat optimal. Keberhasilan ini sekaligus menambah koleksi total kemenangan Aprilia di ajang FIM Grand Prix World Championship menjadi 307 kemenangan.

Pihak Aprilia kini telah mengemas tujuh kemenangan sepanjang musim balap 2026 yang menjadi rekor kemenangan terbanyak mereka dalam satu musim. Sirkuit Mugello kini resmi menjadi sirkuit ke-11 tempat Aprilia mencicipi podium tertinggi di kelas utama.

Ketangguhan motor RS-GP26 juga ditunjukkan oleh dua pembalap Aprilia lainnya yang sukses menembus peringkat sepuluh besar. Ai Ogura menyudahi balapan di urutan keempat setelah melakukan aksi comeback, sedangkan Raúl Fernández finis di posisi kesembilan.

Selain hasil balapan, Aprilia menyapu bersih rekor kecepatan di Mugello setelah Jorge Martin menembus kecepatan tertinggi 368,6 km/jam pada sesi FP2. Catatan rekor top speed tersebut kemudian disamai oleh Marco Bezzecchi saat sesi Sprint Race.

Marco Bezzecchi juga mempertajam rekor lap baru di Sirkuit Mugello dengan catatan waktu 1 menit 43,921 detik yang diraihnya pada sesi kualifikasi Q2. Rentetan performa impresif ini mendapat apresiasi tinggi dari manajemen tim.

"Ini adalah akhir pekan yang akan kami kenang untuk waktu yang sangat lama. Aprilia berhasil memecahkan hampir seluruh rekor yang mungkin dicapai di Mugello," ujar Rivola, CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola.

Massimo Rivola memuji dedikasi Bezzecchi yang membalap menggunakan desain helm khusus. Helm tersebut didedikasikan sebagai bentuk penghormatan kepada Alex Zanardi yang menjadi figur simbol kegigihan dan determinasi tinggi bagi tim.

Artikel terkait

Rekomendasi