Tim pabrikan Aprilia Racing mengakhiri status tanpa sponsor titel dengan resmi menyepakati kerja sama komersial bersama brand minuman energi, Monster Energy, yang mulai berlaku pada Grand Prix Italia di Sirkuit Mugello pada 29-31 Mei 2026.
Dilansir dari gpone.com, kemitraan baru ini akan mengubah identitas visual motor RS-GP milik Marco Bezzecchi dan Jorge Martín secara signifikan. Tulisan besar Aprilia pada fairing kemungkinan besar bakal digantikan oleh logo hijau khas yang menjadi ciri khas dari sponsor baru tersebut.
Berdasarkan laporan pdiperjuanganbali.id melalui inikata.co.id dan Crash.net, kesepakatan ini membuat Monster Energy menyokong dua tim pabrikan sekaligus pada musim 2026 bersama Yamaha. Langkah strategis ini memberikan stabilitas serta fleksibilitas finansial bagi manajemen Aprilia untuk melakukan pengembangan teknis tanpa bergantung penuh pada anggaran induk perusahaan mereka, Piaggio Group.
Keberhasilan mengamankan sponsor utama ini didorong oleh performa impresif Aprilia yang memenangi empat dari enam balapan pertama musim 2026 melalui Bezzecchi dan Martin. Saat ini Aprilia memimpin klasemen sementara pabrikan, sementara Bezzecchi unggul 15 poin di puncak klasemen pembalap.
Kerja sama ini juga berkaitan erat dengan dinamika pembalap, mengingat Bezzecchi merupakan atlet naungan Monster Energy, sementara Francesco Bagnaia dikabarkan telah menyepakati kontrak empat musim dengan Aprilia untuk tahun depan. Di sisi lain, Monster Energy berpotensi meninggalkan Yamaha seiring rencana kepindahan Fabio Quartararo ke Honda pada 2027, sedangkan Jorge Martin dijadwalkan pindah ke Yamaha akhir tahun ini.
CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, menyambut baik kemitraan yang dipastikan berjalan hingga akhir musim kompetisi 2026 ini setelah sempat kecewa karena memulai musim tanpa sponsor utama.
"I think when you start to believe in a project, whichever way the project goes, you win as long as you share with your people," kata Massimo Rivola, CEO Aprilia Racing.
Rivola menambahkan bahwa faktor sumber daya manusia di dalam tim menjadi penentu utama yang membedakan hasil di atas lintasan balap.
"In the end, it's the people that make the difference. In the end, if our partners believe in what we are doing, I think we will keep having sponsors as good as we have now," ujar Massimo Rivola, CEO Aprilia Racing.
Kekecewaan manajemen Aprilia di awal musim akhirnya terobati dengan nilai kontrak baru yang secara signifikan membantu kemandirian finansial tim.
"Honestly, I don't want to say surprised, but I was a bit disappointed that we didn't manage to have a title sponsor," tutur Massimo Rivola, CEO Aprilia Racing.
Berkat performa kuat di lintasan, manajemen kini dapat membawa angin segar bagi internal perusahaan terkait pemenuhan anggaran operasional balap.
"Fortunately, we have the Piaggio Group, which saved us. But I would like one day to call the [boss] and tell him that we found 10 million for the budget," kata Massimo Rivola, CEO Aprilia Racing.