Timnas Arab Saudi Bidik Babak Gugur Piala Dunia 2026

Timnas Arab Saudi Bidik Babak Gugur Piala Dunia 2026

Timnas Arab Saudi mengusung ambisi besar untuk menembus babak sistem gugur pada ajang Piala Dunia 2026 mendatang. Keberhasilan menumbangkan Argentina pada edisi sebelumnya menjadi fondasi mentalitas bagi skuat berjuluk Green Falcons tersebut.

Dilansir dari Suara, bek sayap Saud Abdulhamid mengungkapkan bahwa timnya kini memiliki standar profesionalisme yang lebih tinggi. Kehadiran pemain yang berkarier di kompetisi elite Eropa dianggap menjadi faktor pembeda dalam peta persaingan grup.

Abdulhamid yang kini membela AS Roma menekankan pentingnya kedisiplinan tingkat tinggi yang ia serap selama merumput di benua biru. Pengalamannya bersama Lens dan klub ibu kota Italia itu memberikan perspektif baru mengenai konsentrasi penuh di lapangan.

"I have learned a lot – especially discipline, commitment and time management. That includes routines, recovery and professionalism, and focus on the pitch," kata pemain berusia 26 tahun tersebut kepada FIFA.

Pemain bertahan ini menilai bahwa persaingan di level tertinggi tidak mentoleransi kesalahan sekecil apa pun. Ia menyoroti bahwa satu kelalaian saja dapat berakibat fatal bagi performa tim secara keseluruhan.

"There, one mistake can cause a big problem, so you have to stay focused for the full 90 minutes. Perhaps the biggest thing I’ve learned is discipline and focus," ujar Abdulhamid mengenai pengalamannya di Eropa.

Pada Piala Dunia 2026, Arab Saudi tergabung dalam Grup H yang dihuni oleh kekuatan besar seperti Spanyol dan Uruguay, serta Tanjung Verde. Meski berada di grup yang kompetitif, mereka menolak untuk merasa inferior dibandingkan lawan-lawannya.

"Our ambition is to go as far as possible. We hope to prepare well before the World Cup and achieve the target we’ve set, which is to get past the group stage," tutur Abdulhamid dengan penuh optimisme.

Target utama tim asuhan Georgios Donis adalah mengulang atau bahkan melampaui sejarah manis saat lolos ke babak 16 besar pada 1994. Abdulhamid berharap persiapan yang matang dapat mengantar mereka melaju ke fase sistem gugur.

"We’ll be competing in a very difficult group, but we want to go as far as possible, and hopefully we can reach the knockout stage," ucapnya terkait target tim di turnamen tersebut.

Inspirasi utama skuat saat ini masih bersumber pada kemenangan fenomenal atas tim nasional Argentina di Qatar tahun 2022. Momen emosional di ruang ganti saat itu diakui mampu membakar semangat juang para pemain Arab Saudi.

"The feeling was indescribable. They’re a very strong team who went on to win the World Cup, so it feels very strange when you beat a team as big as Argentina," kenang Abdulhamid mengenai laga tersebut.

Ia menceritakan bagaimana situasi sulit di babak pertama justru menjadi pemicu kebangkitan tim setelah mendapat instruksi dari pelatih. Argentina sempat mendominasi namun beberapa gol mereka dianulir karena jebakan offside.

"The situation was a bit complicated because in the first half, Argentina had scored several goals that were disallowed for offside, and the coach wasn’t happy about that," jelasnya tentang kondisi jeda pertandingan.

Sosok Salem Al Dawsari disebut memiliki peran vital dalam menyatukan kekuatan tim, terutama setelah mencetak gol penentu kemenangan. Al Dawsari dianggap bukan sekadar pencetak gol, melainkan pemimpin yang mampu membangkitkan moral rekan setimnya.

"He [Al Dawsari] gives a lot. He helps us a lot, and we help him too. He has the ability to create attacking solutions and motivate the team," puji Abdulhamid terhadap seniornya tersebut.

Atmosfer stadion saat membalikkan kedudukan menjadi 2-1 digambarkan sangat luar biasa oleh Abdulhamid. Dukungan suporter yang masif membuat para pemain merasa seolah-olah seluruh dunia berpihak kepada mereka kala itu.

"When Salem scored the goal to make it 2-1, it felt as though the whole world was supporting us. The fans were on their feet – you couldn’t see anyone sitting – it was crazy," katanya menggambarkan suasana pertandingan.

Peningkatan kualitas Saudi Pro League dengan kedatangan banyak pemain asing juga berdampak positif pada daya saing pemain lokal. Intensitas liga domestik yang meningkat membantu pemain terbiasa dengan tekanan pertandingan internasional yang tinggi.

"To be honest, a lot has changed because the Saudi Pro League has developed with the arrival of more foreign players," terang Abdulhamid mengenai perkembangan sepak bola di negaranya.

Kepercayaan diri tim saat ini dibangun atas dasar kerja keras, semangat kolektif, dan dukungan penuh dari para penggemar. Green Falcons bertekad membuktikan bahwa kesuksesan di Qatar bukanlah sebuah kebetulan semata.

"I think our determination, team spirit, and the trust that the coach and the fans have in us is what defines this team," pungkas Abdulhamid menutup penjelasannya.

Artikel terkait

Rekomendasi