Boyband legendaris asal Jepang, Arashi, resmi mengumumkan pembubaran grup setelah berkarier selama 26,5 tahun di industri hiburan, dilansir dari Suara pada Rabu (3/6/2026).
Pertunjukan bertajuk We Are Arashi yang digelar pada 31 Mei 2026 menjadi penampilan terakhir sekaligus momen perpisahan kelima personel kepada jutaan penggemar di seluruh dunia. Keputusan pembubaran ini diambil setelah melalui diskusi panjang mengenai perubahan kondisi hidup para anggota pasca penghentian aktivitas grup sejak akhir tahun 2020.
Melalui akun Instagram resmi grup, kelima personel yakni Masaki Aiba, Jun Matsumoto, Kazunari Ninomiya, Satoshi Ohno, dan Sho Sakurai menyampaikan pesan singkat kepada para Arashian, sebutan untuk penggemar mereka.
"Terima kasih untuk 26,5 tahun," tulis mereka.
Unggahan tersebut langsung memicu gelombang emosi dari para penggemar yang mengekspresikan rasa sedih dan terima kasih atas kenangan sejak grup melakukan debut pada tahun 1999.
"Terima kasih Arashi! Meskipun saya baru jadi fans sejak 2014 tapi banyak sekali momen yang akan selalu terkenang. Saya bangga menjadi bagian dari keluarga besar Arashian. Arashi! Arashi! Arashi for dream," tulis salah satu penggemar.
Sentimen serupa juga mengalir dari penggemar lain yang merasa karya musik dari grup pelantun lagu Love So Sweet, Happiness, dan One Love ini telah menemani perjalanan hidup mereka.
"Terima kasih Arashi, lagu-lagu kalian akan tetap menemani ku dalam perjalanan dan mengisi kegiatan. Setiap project member akan selalu ku nantikan dan semoga suatu saat kita bisa mendengar Arashi live lagi, entah reuni dan sebagainya," tulis penggemar lainnya.
Sebelum pengumuman ini, masa depan grup vokal pria tersebut sempat menjadi tanda tanya setelah mereka memutuskan vakum di akhir tahun 2020.
Anggota Arashi, Sho Sakurai, menjelaskan situasi internal mengenai upaya dan proses komunikasi yang sempat dilakukan oleh para personel untuk mengaktifkan kembali grup tersebut.
"Kami berlima sesekali berkumpul untuk membahas kemungkinan untuk kembali berkarya sebagai Arashi," ujar Sho Sakurai.
Ia menambahkan bahwa dinamika situasi personal dari tiap-tiap anggota menjadi faktor penentu dalam proses pengambilan keputusan akhir ini.
"Namun, karena lingkungan di sekitar kami berubah dan keadaan juga berubah bagi kami masing-masing, tidak mudah untuk mencapai kesimpulan," lanjutnya.
Sementara itu, pemimpin grup Arashi, Satoshi Ohno, menegaskan bahwa keputusan mengakhiri aktivitas ini merupakan hasil dari pertimbangan yang matang demi memberikan apresiasi langsung kepada penggemar.
"Setelah berdiskusi panjang lebar, kami sampai pada kesimpulan bahwa kami akan mengakhiri aktivitas kami berlima setelah kembali bersama untuk tampil dalam konser sebagai Arashi dan menyampaikan rasa terima kasih kami secara langsung kepada penggemar, yang tidak mungkin dilakukan karena COVID-19," ungkap Ohno.
Konser perpisahan tersebut menjadi ruang emosional bagi kelima personel untuk bertatap muka dan memberikan salam penutup setelah bertahun-tahun tidak berada dalam satu panggung yang sama.