Klub Super League Arema FC resmi menyudahi kerja sama dengan penjaga gawang asal Brasil Lucas Frigeri menyusul habisnya masa kontrak sang pemain pada Senin (25/5/2026). Keputusan ini diambil setelah kedua belah pihak sepakat untuk tidak memperpanjang masa bakti sang kiper, sebagaimana dilansir dari Suara pada Rabu (27/5/2026).
Penghentian kerja sama ini menandai akhir perjalanan Frigeri yang telah mengawal gawang tim Singo Edan selama dua musim berturut-turut. Sepanjang periodenya bersama Arema FC, ia tercatat telah tampil dalam 59 pertandingan resmi di semua kompetisi.
Pihak manajemen menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan profesionalisme yang ditunjukkan oleh sang pemain selama berada di Malang.
"Manajemen Arema FC mengucapkan terima kasih atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi besar yang telah diberikan Lucas Frigeri selama dua musim bersama tim," ujar General Manager Arema FC Yusrinal Fitriandi seperti dikutip laman I.League pada Rabu (27/5/2026).
Manajemen klub juga memberikan doa terbaik bagi kelanjutan karier profesional penjaga gawang tersebut bersama tim barunya di masa depan.
"Semoga sukses bersama klub barunya nanti dan tetap menjadi pribadi yang membawa inspirasi di dunia sepak bola," kata manajemen klub tersebut.
Frigeri menorehkan tinta emas saat mengantarkan Arema FC menjuarai Piala Presiden 2024 dalam laga final kontra Borneo FC. Pada pertandingan tersebut, ia tampil sebagai eksekutor penalti terakhir sekaligus penentu kemenangan tim dalam babak adu tos-tosan.
Pada kompetisi Super League musim ini, pemain berusia 36 tahun itu dipercaya turun dalam 21 pertandingan. Dari total penampilan tersebut, ia berhasil membukukan empat kali catatan tanpa kebobolan atau clean sheet.