Tim nasional Argentina resmi merebut kembali posisi pertama dalam peringkat FIFA menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026 setelah tim nasional Prancis menelan kekalahan mengejutkan dalam laga uji coba internasional pada Jumat, 5 Juni 2026, dini hari WIB.
Dilansir dari Kompas.com, Prancis takluk 1-2 dari Pantai Gading di Stade de la Beaujoire, Nantes, meski sempat memimpin terlebih dahulu lewat gol Rayan Cherki pada menit ke-45 sebelum dibalikkan oleh gol Guela Doue pada menit ke-53 dan Amad Diallo pada menit ke-84.
Kekalahan tersebut membuat Les Bleus kehilangan 7,89 poin dan merosot ke peringkat ketiga dengan total 1869,43 poin pada pembaruan FIFA per 10 Juni 2026, sementara Spanyol juga turun 3,38 poin setelah ditahan imbang Irak 1-1 namun tetap berada di posisi kedua dunia.
Situasi ini memastikan Argentina memulai Piala Dunia 2026 sebagai tim nomor satu dunia karena posisi mereka tidak akan goyah bahkan jika kalah dalam laga uji coba melawan Honduras pada Minggu, 7 Juni 2026, WIB.
Namun, data sejarah dari World Football yang dinukil BolaSport.com menunjukkan tantangan besar bagi La Albiceleste, sebab sejak ranking FIFA diperkenalkan pada 1992, belum ada satu pun tim peringkat pertama sebelum turnamen yang berhasil keluar sebagai juara Piala Dunia.
Jerman gagal pada 1994, Brasil yang berstatus nomor satu dunia juga gagal menjadi juara pada edisi 1998, 2006, dan 2010, sementara Prancis gugur di fase grup pada 2002, sedangkan edisi 2014, 2018, dan 2022 justru dimenangi oleh tim yang tidak berada di puncak ranking dunia.
Sebagai juara bertahan yang masih mengandalkan mayoritas skuad Qatar 2022 termasuk Lionel Messi, Tim Tango bertekad mematahkan tren buruk tersebut dan menyamai rekor Italia serta Brasil yang mampu mempertahankan gelar juara berturut-turut.
Di sisi lain, pergeseran posisi juga terjadi di peringkat 10 besar dunia dengan Maroko naik ke posisi ke-7 setelah menggilas Madagaskar 4-0, sedangkan Belanda melorot ke peringkat ke-8 menyusul kekalahan 0-1 dari Aljazair.
Untuk kawasan Asia Tenggara, posisi teratas masih ditempati Thailand di peringkat ke-93 dunia, diikuti Vietnam di peringkat ke-99 dunia, Indonesia di posisi ketiga kawasan dengan peringkat ke-122 dunia, dan Malaysia yang tertahan di peringkat ke-138 dunia.
Di tengah persiapan tim menjelang turnamen akbar ini, FIFA juga mengumumkan peluncuran sistem peringkat individu baru bernama FIFA Power Rankings powered by Aramco untuk mengevaluasi performa pemain menggunakan algoritma data objektif.
"Performa tidak lagi hanya dinilai berdasarkan opini pribadi. Dengan Peringkat Kekuatan FIFA yang baru, setiap pemain akan evaluasi melalui data pertandingan objektif tentang kemampuan menyerang, kreatif, dan bertahan mereka, sehingga menetapkan standar global baru untuk performa individu dalam sepak bola," kata Direktur Pengembangan Sepak Bola Global FIFA, Arsene Wenger.
Sistem ini nantinya akan memberikan skor 0 hingga 10 bagi pemain non-penjaga gawang dalam area serangan, kreativitas, dan pertahanan, sementara penjaga gawang dinilai dari penguasaan bola dan kemampuan menjaga gawang, dengan daftar 100 pemain terbaik yang akan diperbarui setelah setiap pertandingan.