Selebgram Medan Arjun Lantam Minta Maaf Usai Konten Matikan Token Listrik Viral

Selebgram Medan Arjun Lantam Minta Maaf Usai Konten Matikan Token Listrik Viral

Selebgram asal Kota Medan, Arjun Lantam, tengah menuai kecaman luas dari masyarakat akibat aksi tantangan atau challenge yang dinilai sangat meresahkan. Aksi yang dilakukan demi kebutuhan konten media sosial tersebut memicu reaksi negatif setelah berdampak pada kenyamanan warga.

Dilansir dari Suara, tindakan kontroversial ini melibatkan aktivitas mematikan token listrik milik rumah warga secara acak. Peristiwa tersebut dilakukan pada dini hari, yang kemudian dilaporkan oleh salah satu korban melalui platform media sosial hingga menjadi viral.

Kritik tajam mulai mengalir setelah akun @novasya__ mengunggah pengalaman tidak menyenangkan yang ia alami. Ia menegaskan bahwa tidak semua orang bisa menerima atau menormalisasi tindakan semacam itu, terutama jika dilakukan hanya untuk mencari keuntungan dari konten.

"Peringatan buat kalian selebgram-selebgram yang suka cari duit dari challenge. Nggak semua orang menormalisasikan challenge-challenge kalian itu. Terutama buat kau Arjun Lantam," tulis akun tersebut dalam unggahannya.

Korban menjelaskan kronologi kejadian yang berlangsung sekitar pukul 01.40 WIB saat dirinya tengah beristirahat. Ia mengaku terkejut karena aliran listrik di rumahnya mendadak padam, yang disusul dengan suara langkah orang yang berlari dari area sekitar rumah.

"Kejadian tepat di rumahku sendiri di jam 1.40 aku lagi tidur tiba-tiba listrik mati. Nggak lama kemudian aku dengar orang lari," lanjutnya.

Gelombang kemarahan netizen semakin memuncak setelah bukti percakapan antara korban dan Arjun tersebar ke publik. Dalam interaksi tersebut, respons sang selebgram dinilai tidak menunjukkan empati atau penyesalan atas gangguan keamanan yang ditimbulkan.

Arjun disebut sempat bersikap defensif dan terkesan menyepelekan situasi dengan nada bercanda. Meski ia menawarkan uang ganti rugi dengan meminta nomor rekening korban, cara penyampaiannya justru dianggap memancing emosi publik lebih besar karena dinilai menyebalkan.

Banyak warganet di berbagai platform menyayangkan tren pembuatan konten yang mengabaikan etika dan privasi orang lain. Para kreator konten diharapkan bisa lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menciptakan hiburan tanpa harus merugikan pihak manapun.

Setelah mendapatkan tekanan besar dari masyarakat dan menjadi bahan perbincangan hangat, Arjun Lantam akhirnya mengambil langkah untuk meredam situasi. Ia menyampaikan klarifikasi resmi atas tindakannya tersebut.

Melalui akun Instagram pribadinya pada Sabtu, 9 Mei 2026, Arjun Lantam secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada pihak korban dan masyarakat atas kegaduhan yang telah ia timbulkan melalui konten tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi