Klub sepak bola Arsenal bersiap menghadapi Paris Saint-Germain pada pertandingan final Liga Champions musim 2025/2026 yang akan digelar di Budapest. Dilansir dari Detik Sport, kepastian laga ini menjadi kesempatan bagi Arsenal untuk membalas kekalahan mereka dari klub asal Prancis tersebut pada kompetisi musim lalu.
Gelandang Arsenal, Declan Rice, menyatakan bahwa timnya telah memetik pelajaran berharga dari kegagalan musim lalu. Sebelumnya, langkah Arsenal terhenti di babak semifinal setelah ditumbangkan Paris Saint-Germain (PSG) dengan agregat skor 1-3.
Pemain berusia 27 tahun tersebut menjelaskan bahwa keberhasilan menembus babak final merupakan sebuah momen emosional yang sangat luar biasa dalam perjalanan karier sepak bolanya.
"Sejac kecil, Anda tumbuh dengan menyaksikan malam-malam Liga Champions, fase grup, fase gugur, sampai final," kata Rice.
"Lalu ketika Anda menyadari bahwa Anda berada sangat dekat dengan final, Anda melihat jam terus berjalan, lima menit tersisa, dua menit tersisa, lalu akhirnya peluit berbunyi. Semua emosi keluar begitu saja. Ada rasa lega, bahagia, dan emosi yang luar biasa. Itu adalah perasaan yang akan selalu saya ingat."
Rice menambahkan bahwa memenangi trofi Liga Champions akan menjadi pencapaian yang jauh lebih istimewa bagi timnya dibandingkan dengan hanya sekadar lolos ke laga final.
"Lolos ke final adalah satu hal, pencapaian yang luar biasa. Tapi untuk memenanginya? Sejujurnya saya belum tahu kata-katanya karena itu belum terjadi."
"Saya tidak ingin mendahului apa pun, tetapi itu akan menjadi sesuatu yang luar biasa," sebut Rice.
Mengenai kekuatan lawan, Rice mengonfirmasi kualitas PSG sebagai salah satu tim terbaik di Eropa saat ini setelah melalui duel semifinal yang sangat ketat pada musim lalu.
"Kami menghadapi mereka dalam dua pertandingan musim lalu dan hasilnya sebenarnya bisa mengarah ke mana saja. Pelajaran yang kami dapat dari kekalahan di semifinal musim lalu adalah kami harus memanfaatkan peluang."
"Kami memiliki banyak kesempatan saat itu. Mungkin memang belum waktunya, tetapi momen-momen seperti itu mempersiapkan Anda untuk momen berikutnya yang akan datang. Kami akan siap," sebut Rice.