Arsenal mengalihkan fokus sepenuhnya pada pertandingan krusial melawan West Ham United di London Olympic Stadium pada Minggu (10/5) malam WIB. Laga ini menjadi prioritas utama The Gunners tepat setelah mereka memastikan tempat di babak Final Liga Champions musim ini.
Kepastian tiket final tersebut didapat usai tim asuhan Mikel Arteta menyingkirkan Atletico Madrid dengan agregat tipis 2-1. Dilansir dari Detik Sport, kemenangan 1-0 pada leg kedua semifinal di Emirates Stadium, Rabu (6/5/2026) dini hari WIB, ditentukan melalui gol tunggal Bukayo Saka.
Keberhasilan ini mengakhiri penantian panjang klub London Utara tersebut selama 20 tahun untuk kembali berlaga di partai puncak kompetisi tertinggi Eropa. Arsenal terakhir kali mencapai final Liga Champions pada tahun 2006 dan kini menanti pemenang antara Bayern Munich atau Paris Saint-Germain.
Selain ambisi di kancah Eropa, Arsenal berpeluang besar mengamankan gelar ganda akhir musim ini. Saat ini, mereka memimpin klasemen Liga Inggris dengan raihan 76 poin dari 35 pertandingan, unggul lima poin atas Manchester City yang baru memainkan 34 laga.
Kondisi persaingan gelar juara liga berada dalam kendali Arsenal berkat keunggulan selisih gol +41 dibandingkan +37 milik City. Target menyapu bersih sisa laga menjadi syarat mutlak bagi tim Meriam London jika ingin mengawinkan trofi liga dan Liga Champions.
Gelandang Arsenal, Declan Rice, memberikan peringatan kepada rekan setimnya agar tidak larut dalam euforia kelolosan ke final. Rice menekankan pentingnya konsentrasi penuh menghadapi West Ham United yang sedang berjuang keluar dari zona degradasi.
"Kami masih berpeluang menyapu bersih gelar, tapi harus tetap fokus dan tidak panik. Laga final Liga Champions akan sulit, tapi laga hari Minggu juga sama pentingnya (lawan West Ham)," ujar Rice sebagaimana dikutip dari situs resmi UEFA.
Penegasan Rice muncul karena tantangan yang akan dihadapi di markas West Ham tidak akan mudah. Fokus pada jadwal akhir pekan ini dianggap menjadi kunci untuk menjaga momentum kemenangan Arsenal di dua kompetisi berbeda.