Arsenal Gagal Juara Liga Champions Setelah Kalah Penalti dari PSG

Arsenal Gagal Juara Liga Champions Setelah Kalah Penalti dari PSG

Klub asal Inggris Arsenal gagal menjuarai Liga Champions setelah ditundukkan Paris Saint-Germain melalui adu penalti dengan skor 3-4 di Puskas Arena, Budapest, pada Minggu (31/5/2026).

Pertandingan final tersebut harus dilanjutkan ke babak tos-tosan setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu, sebagaimana dilansir dari Suara.

Skuat asuhan Mikel Arteta sebenarnya unggul lebih awal berkat gol cepat Kai Havertz di menit ke-6, sebelum PSG membalas melalui penalti Ousmane Dembele pada menit ke-65.

Kekalahan ini membuat Arsenal gagal membawa pulang trofi Liga Champions pertama mereka sepanjang sejarah klub, sekaligus memicu sorotan tajam pada lini serang.

Legenda Arsenal, Martin Keown, menilai mantan timnya tersebut kekurangan kedalaman skuad di sektor penyerang tengah meski telah mendatangkan Viktor Gyokeres seharga 65 juta poundsterling.

"They might look at the striker position again. Kai Havertz played 90 minutes tonight, but that's only the second full game he's completed in the last 18 months," kata Keown melansir Sportbible.

Mantan bek Arsenal itu menambahkan bahwa performa Gyokeres yang fluktuatif sepanjang musim membuat manajemen perlu mempertimbangkan belanja pemain baru di posisi penyerang maupun sayap kiri.

"For Viktor Gyokeres, it was a difficult night for him, so that could be an area Arsenal look at. Maybe the left wing as well. Mikel Arteta will strengthen the team, no doubt about it," ujar Keown.

Manajemen klub diperkirakan akan menyokong dana bagi Arteta untuk mendatangkan striker berkelas dunia demi memperkuat lini depan pada bursa transfer mendatang.

Artikel terkait

Rekomendasi