Klub asal London Utara, Arsenal, gagal meraih gelar juara Liga Champions untuk pertama kalinya setelah ditundukkan oleh Paris Saint-Germain (PSG) pada pertandingan babak final yang berlangsung Sabtu (30/5/2026) malam WIB.
Kekalahan dramatis tersebut dipastikan lewat babak adu penalti setelah kedua tim bermain imbang di waktu normal, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Arsenal sebenarnya sempat memimpin pertandingan secara cepat melalui gol yang dicetak oleh Kai Havertz pada menit keenam babak pertama.
Namun, PSG berhasil bangkit dan tampil lebih agresif pada paruh kedua hingga menyamakan kedudukan lewat eksekusi penalti Ousmane Dembele di menit ke-65.
Skor imbang memaksa laga berlanjut ke babak adu penalti, di mana dua eksekutor Arsenal, Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes, gagal menyarangkan bola ke gawang lawan.
Kegagalan ini memperpanjang masa penantian Arsenal untuk mengangkat trofi tertinggi kompetisi antarklub Eropa tersebut.
Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menyampaikan harapannya agar skuad asuhannya segera bangkit dari kekecewaan dan mengalihkan fokus pada kompetisi mendatang.
"Kami belum melakukannya selama 20 tahun (final Liga Champions), jadi bayangkan ini kedua kalinya dalam sejarah kami, bahwa kami mencapainya. Dan kami perlu mengakui musim yang kami jalani, tapi pada saat ini tidak akan ada yang menyingkirka rasa sakitnya," ungkap Arteta kepada TNT Sports, dikutip BBC.
Arteta kemudian memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas permainan yang ditunjukkan oleh kubu lawan sepanjang pertandingan penentu tersebut.
"Mereka (PSG) tim yang luar biasa dan saya menyelamati mereka. Kualitas individunya, cara mereka dilatih, mereka tim yang sangat top. Anda harus melalui segala emosi dan kalau Anda dalam rasa sakit, maka jalani itu." kata Arteta.
Sang manajer menegaskan agar momentum kekalahan ini dijadikan bahan evaluasi mendalam demi membakar kembali ambisi besar tim di musim berikutnya.
"Berpikirlah Anda bisa melakukan hal else, lalu belajar dari sini. Berkacalah dari sana dan tunjukkan ambisi yang ingin kami punya lagi," imbuh Arteta.